Foto: Irfan | Tampak Kepala Dinas Pendidikan Amelia Ondikeleuw, S.Pd., ketika mendampingi Wakil Bupati Haris Richard S. Yocku, SH., melepas gerak jalan Hardiknas 2026.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Atmosfer peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Jayapura benar-benar terasa hidup. Ribuan pelajar dari berbagai sekolah memadati Kota Sentani untuk mengikuti lomba gerak jalan yang digelar pada Rabu, 29 April 2026.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.700 peserta ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Mereka berasal dari 25 sekolah dasar (SD), 20 sekolah menengah pertama (SMP), serta 12 sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK) yang tersebar di wilayah perkotaan Sentani.
Sejak pagi hari, barisan peserta sudah terlihat memanjang di titik старт depan Apotik Budi. Dengan seragam khas masing-masing sekolah, para pelajar menampilkan disiplin, kekompakan, serta variasi gerakan yang memikat perhatian warga yang turut menyaksikan di sepanjang rute.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikeleuw, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda.
“Lomba gerak jalan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hardiknas 2026.
Puncaknya nanti pada 2 Mei akan dilaksanakan upacara peringatan,” ujarnya usai melepas peserta.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga menggelar lomba
mewarnai dan menggambar bagi anak-anak tingkat TK dan PAUD, sebagai bentuk pembinaan sejak usia dini.
Amelia mengungkapkan, dibandingkan tahun sebelumnya, partisipasi peserta tahun ini mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme sekolah dan siswa dalam menyambut momentum Hardiknas.
“Jumlah peserta tahun ini meningkat. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena menunjukkan semangat kebersamaan dan partisipasi yang terus tumbuh,” katanya.
Rute lomba dimulai dari depan Apotik Budi di Kota Sentani dan berakhir di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah. Sepanjang perjalanan, peserta dinilai berdasarkan empat aspek utama, yakni kekompakan, kerapian, keutuhan barisan, dan variasi gerakan.
Suasana semakin semarak dengan sorak sorai dukungan dari masyarakat yang memadati sisi jalan. Kehadiran warga menambah semangat para peserta untuk tampil maksimal hingga garis finis.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat nasionalisme di kalangan pelajar. Nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan cinta tanah air tampak nyata dalam setiap langkah yang mereka tampilkan.
Momentum Hardiknas 2026 di Kabupaten Jayapura pun tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda yang siap menghadapi masa depan.
Laporan: M. Irfan

















