Foto: istimewa | Tampak Nurul Huda, Pelatih Karteker Deltras Sidoarjo (tengah).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Deltras FC harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Persipura Jayapura. Tampil cukup berimbang, tim tamu justru tumbang telak 0-3 akibat kesalahan sendiri yang berulang.
Pelatih karteker Deltras, Nurul Huda, tak menampik faktor blunder menjadi penyebab utama kekalahan timnya dalam laga di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, secara permainan kedua tim sebenarnya tidak jauh berbeda.
Data pertandingan menunjukkan Deltras mencatat penguasaan bola 49 persen. Mereka juga mampu menciptakan sembilan peluang, hanya terpaut dua dari Persipura.
Dalam urusan tembakan, Deltras bahkan melepaskan 13 percobaan selisih tipis dari tuan rumah. Namun efektivitas dan ketenangan menjadi pembeda.
“Deltras banyak melakukan kesalahan sendiri. Itu yang akhirnya dihukum oleh Persipura,” ujar Nurul Huda.
Ia menegaskan, dalam sepak bola modern, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.
“Sepak bola itu dinamis. Siapa yang tidak siap dan melakukan kesalahan, pasti dimanfaatkan lawan,” tambahnya.
Kekalahan ini membuat debut Nurul Huda sebagai pelatih karteker, menggantikan Widodo Cahyono Putro, berjalan pahit.
Tak hanya itu, Deltras kini mencatat empat kekalahan beruntun sebuah tren negatif yang berdampak langsung pada posisi mereka di klasemen.
Dengan 33 poin, Deltras turun ke peringkat tujuh dan masih terancam merosot, tergantung hasil laga Persiku kontra Barito Putera.
Meski hasil buruk terus menghantui, Nurul Huda mencoba melihat sisi positif dari pertandingan
tersebut.
Ia menegaskan tim akan segera berbenah untuk menghadapi laga berikutnya.
“Kami tetap ambil sisi positif. Fokus kami sekarang persiapan lawan Persela. Pemain harus tetap fight untuk kembali ke jalur kemenangan,” tegasnya.
Baca juga: Saatnya Bangkit, Persipura Diminta Maksimalkan Laga Kandang
Pada laga selanjutnya, Deltras akan menjamu Persela di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, 5 April 2026.
Duel sesama tim Jawa Timur ini dipastikan berlangsung panas. Kedua tim sama-sama mengoleksi 33 poin, dengan Persela unggul head to head.
Di sisi lain, pemain Deltras, Martinus, mengakui kondisi tim sedang tertekan akibat rentetan hasil
buruk.
Empat kekalahan beruntun disebutnya sangat memengaruhi mental pemain.
“Kami akan terus fight di sisa pertandingan. Kami rindu kemenangan dan ingin segera bangkit,” kata Martinus.
Laporan: Roy

















