Foto: istimewa | Tampak Anthonius Ayorbaba, SH.,M.Si., Kakanwil Kemenkum Papua, bersama Cyfrianus Yustus Mambay, S.Pd.,M.Si., Staf ahli Gubernur Papua, disela acara promosi dan Diseminasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Hotel Horison Kotaraja, Selasa (24/2).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Kementerian Hukum melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua menggelar kegiatan Promosi dan Diseminasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bertema “Pemberdayaan dan Promosi Kekayaan Intelektual di Wilayah”, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Kotaraja Abepura ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Papua yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Cyfrianus Yustus Mambay, S.Pd., M.Si. Agenda ini diikuti oleh 60 peserta dari unsur dinas terkait, pelaku UMKM, akademisi, mahasiswa, insan kreatif, tokoh masyarakat, hingga pelaku seni.
Kepala Kanwil Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, SH.,M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik tentang pentingnya perlindungan, pemberdayaan, dan promosi kekayaan intelektual di Papua. Selain edukasi, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong partisipasi aktif pemangku kepentingan dalam memperluas ekosistem KI di daerah.
Baca juga: Dari Lagu Daerah hingga Madu Wamena, Kanwil Kemenkum Papua Tancap Gas Kawal 8 Arahan Strategis DJKI
Sejak 2025 hingga saat ini, Kanwil Kemenkum Papua telah membangun kerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta sejumlah lembaga untuk memfasilitasi pendaftaran KI. Kolaborasi tersebut meliputi dukungan layanan dan pembiayaan pendaftaran bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, komunitas adat, dan masyarakat umum melalui skema anggaran daerah, termasuk sinergi dengan dinas teknis serta lembaga keuangan daerah.
Program kolaboratif itu diwujudkan melalui pendampingan teknis, layanan konsultasi, kegiatan jemput bola, dan sosialisasi di berbagai wilayah. Upaya ini ditargetkan melahirkan pusat-pusat layanan KI di Papua serta memperluas akses pendaftaran bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif.

Perwakilan Gubernur Papua dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Kanwil Kemenkum Papua yang dinilai strategis untuk mendorong ekonomi kreatif daerah. Menurutnya, pengelolaan kekayaan intelektual yang baik akan memperkuat daya saing produk lokal Papua di tingkat nasional hingga global.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan sertifikat KI kepada sejumlah penerima, termasuk pegawai berprestasi, penetapan Festival Baku Timba Kota Jayapura sebagai kawasan berbasis kekayaan intelektual 2025 untuk kategori karya cipta dan merek, serta penyerahan hak cipta atas karya tulis dan lagu.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi dari Kepala Kanwil Kemenkum Papua, perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Provinsi Papua, serta akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih.
Melalui agenda ini, Kanwil Kemenkum Papua menargetkan peningkatan pendaftaran KI di Kota Jayapura sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Papua secara berkelanjutan.
Laporan: Sonny Rumainum

















