Foto: istimewa | Tampak Dua Guru besar baru Universitas Cendrawasih, Prof. Dr. Oscar Oswaldo O. Wambrauw, SE., M.Sc.Agr dan Prof. Dr. Samuel Piter Irap, SKM, M.Kes., bersama Ketua Senat Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT., dan Wakil Rektor 1 Uncen, Dr. Dirk Runtuboi, M. Kes., di sela pengukuhan, berlangsung di Auditorium Uncen Abepura, Jumat, (30/1).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Universitas Cenderawasih (Uncen) kembali mencatat tonggak penting dalam penguatan kualitas akademik dengan mengukuhkan dua Guru Besar dalam prosesi pengukuhan yang berlangsung di Auditorium Uncen, Jumat (30/1/2026).
Pengukuhan ini tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian jabatan akademik tertinggi, tetapi juga sebagai amanah ilmiah dan moral untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Papua.
Dalam sambutan pengukuhan, Ketua Senat Uncen Prof. Dr. Drs. Agustinus Fatem, MT., menegaskan bahwa peran Guru Besar menjadi semakin strategis di tengah tantangan era transformasi digital dan persoalan kesehatan masyarakat.
Dua isu utama yang disoroti adalah penguatan manajemen strategi dan sistem informasi di era digital, serta pentingnya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Program pemenuhan gizi yang saat ini menjadi prioritas pemerintah harus benar-benar disiapkan secara matang, agar anak-anak Papua tumbuh sehat dan memiliki daya saing di masa depan,” disampaikan Prof. Agus Fatem.
Dua Guru Besar yang resmi dikukuhkan adalah Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE., M.Sc.Agr dalam bidang kepakaran Manajemen Strategi dan Sistem Informasi, serta Prof. Dr. Samuel Piter Irap, SKM., M.Kes dalam bidang Gizi Kesehatan Masyarakat (Zat Gizi Halogen).
Pihak universitas berharap kehadiran dua Guru Besar baru ini semakin memperkuat posisi Uncen sebagai pusat keunggulan akademik, inovasi riset, serta pengembangan pemikiran kritis yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Hingga tahun 2026, Universitas Cenderawasih tercatat telah mengukuhkan sebanyak 37 Guru Besar, dan masih akan menambah jumlah tersebut melalui agenda pengukuhan lanjutan sepanjang tahun ini.
Pada kesempatan itu, apresiasi juga disampaikan kepada berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya akademik Uncen, mulai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Riset dan Teknologi, Pemerintah Provinsi Papua, Forkopimda, para mentor akademik, hingga keluarga para Guru Besar yang menjadi penopang utama perjalanan karier ilmiah.
Laporan: Sony Rumainum

















