Foto: istimewa | Tampak Wabup Jayapura, Haris Richard Yocku, SH., bersama Bupati Waropen Drs. FX Mote, M.Si., disela penganugerahan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Selasa (27/1).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com — Pemerintah Kabupaten Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mengawali tahun 2026, Pemkab Jayapura berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya dari BPJS Kesehatan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mewakili Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Ballroom Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa, 27 Januari 2026.
Kabupaten Jayapura dinilai berhasil memenuhi indikator utama UHC dengan capaian kepesertaan hampir 100 persen serta tingkat kepesertaan aktif mencapai 90 persen. Capaian ini menjadi yang pertama diraih Kabupaten Jayapura di sektor kesehatan pada awal 2026.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dan dihadiri jajaran pemerintah pusat, kepala daerah se-Indonesia, serta pemangku kepentingan sektor kesehatan nasional.
Saat ditemui usai menerima penghargaan, Wabup Haris Yocku menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif pemerintah daerah bersama OPD teknis, khususnya Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan.
“Pak bupati mempercayakan saya untuk mewakili pemerintah daerah menerima UHC Award 2026. Ini adalah penghargaan nasional pertama yang kami terima di awal tahun 2026, dan Kabupaten Jayapura masuk kategori Madya,” ujar Haris Yocku di ruang kerjanya, Kamis, 29 Januari 2026.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban pembayaran BPJS serta menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Penghargaan ini kami peroleh karena pemerintah daerah taat membayar BPJS dan konsisten memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Haris Yocku menjelaskan, peserta penganugerahan UHC Award berasal dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, termasuk hampir seluruh wilayah di Provinsi Papua. Kabupaten Jayapura menjadi salah satu daerah yang dinilai memenuhi standar nasional UHC.
Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi pengingat tanggung jawab pemerintah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata.
“Yang paling penting bukan pialanya, tetapi bagaimana BPJS terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, khususnya masyarakat kecil dan menengah ke bawah di Kabupaten Jayapura,” katanya.
Ia menyoroti masih banyak warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat keterbatasan ekonomi. Karena itu, peran BPJS diharapkan semakin maksimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin BPJS menjadi garda terdepan saat masyarakat menghadapi kondisi sakit dan masa kritis kesehatan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Jayapura juga memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Kesehatan guna menjamin kualitas layanan kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Kami bersama pak bupati berkomitmen menjaga kualitas layanan kesehatan masyarakat Jayapura dengan terus bersinergi bersama BPJS,” pungkas Haris Yocku.
Penghargaan UHC Award Kategori Madya ini sekaligus menjadi bukti bahwa upaya kolektif pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan JKN telah memberikan dampak nyata.
Ke depan, Pemkab Jayapura menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan kebijakan, serta perluasan kepesertaan aktif JKN, sejalan dengan visi pembangunan kesehatan Bupati Yunus Wonda dan Wakil Bupati Haris Yocku.
Laporan: M. Irfan

















