Dari Batik Papua hingga Danau Sentani, Kunjungan Zita Anjani Buka Harapan Baru Pariwisata Jayapura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Nampak Wabup Jayapura Haris Richard S. Yocku, SH., ketika mendampingi utusan khusus Presiden RI Bidang Pariwisata Zita Anjani, S.Sos., M.Sc., mengunjungi rumah batik tulis, di lokasi SKB Kemiri, Sentani, Selasa (23/12).

banner 325x300

Sentani, jurnalmamberamofoja.com
Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., mendampingi Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata, Zita Anjani, S.Sos., M.Sc., dalam rangkaian kunjungan kerja strategis di Kabupaten Jayapura, Selasa, 23 Desember 2025.

Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan potensi wisata unggulan daerah, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal, serta eksplorasi langsung Danau Sentani sebagai ikon pariwisata Papua.

Rombongan disambut langsung Wakil Bupati Jayapura bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Jayapura, di antaranya Asisten II Setda Abdul Rahman Basri, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Elisa Yarusabra, Kepala Dinas Sosial Korri Simbolon, serta Kabag Humas dan Protokoler Michael Yewi.

Agenda diawali dengan audiensi di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani. Dalam pertemuan tersebut, dibahas arah pengembangan pariwisata Kabupaten Jayapura yang berpihak pada masyarakat lokal dan berbasis kearifan budaya.

Baca juga: Paripurna DPRK Jayapura Sahkan Raperda Kepariwisataan, Wabup Haris Yocku Hadir Saksikan Komitmen Fraksi

Usai audiensi dan santap siang bersama, rombongan melanjutkan kunjungan ke Rumah Batik Tulis Mandiri di SKB Kemiri, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani. Di lokasi ini, Zita Anjani berdialog langsung dengan para pengrajin Batik Papua dan mencoba membatik sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif lokal.

Menurut Zita, pariwisata tidak semata soal destinasi, tetapi juga tentang pengalaman budaya. Ia menilai keterlibatan langsung wisatawan dalam aktivitas budaya menjadi daya tarik utama, khususnya bagi wisatawan mancanegara.

“Pariwisata itu tentang nilai dan cerita. Ketika wisatawan ikut membatik, berinteraksi dengan mama-mama pengrajin, di situlah pengalaman yang tidak tergantikan,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Kawasan Wisata Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur. Di lokasi ini, Zita Anjani bersama Wakil Bupati Jayapura mengeksplorasi Danau Sentani menggunakan kapal, sembari melakukan dialog reflektif terkait pengembangan kawasan wisata dan event budaya.

Wakil Bupati Jayapura Haris Yocku menyampaikan bahwa kunjungan Utusan Khusus Presiden ini menjadi momentum penting bagi daerah. Ia menegaskan, Kabupaten Jayapura memiliki potensi besar yang membutuhkan sentuhan kebijakan dengan pendekatan hati.

“Potensi wisata kita luar biasa. Tetapi pengembangannya harus berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat setempat, sesuai arahan Presiden,” tegas Haris.

Ia berharap kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata dapat membuka akses dukungan pusat, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata di Kabupaten Jayapura.

Baca juga: Raperda Kepariwisataan Disahkan, Haris Yocku: Pariwisata Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Sementara itu, Zita Anjani mengaku terkesan dengan keindahan Danau Sentani, keunikan Batik Papua, serta keramahan masyarakat setempat. Ia menilai Kabupaten Jayapura memiliki karakter otentik yang kuat sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

“Kabupaten Jayapura sangat istimewa. Alamnya indah, budayanya kuat, dan masyarakatnya ramah. Ini modal besar untuk pariwisata berkelanjutan,” ungkapnya.

Zita juga menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pariwisata di Kabupaten Jayapura.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Jayapura menyerahkan proposal permohonan bantuan pembongkaran dan rehabilitasi lokasi Festival Danau Sentani (FDS) di Pantai Khalkote kepada Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pariwisata.

Proposal tersebut diharapkan dapat mempercepat kesiapan infrastruktur pelaksanaan Festival Danau Sentani tahun mendatang sebagai event budaya unggulan Papua.

“Proposal sudah kami serahkan dan diterima dengan baik. Harapan kami, Festival Danau Sentani tahun depan bisa kembali digelar dengan fasilitas yang lebih representatif,” tutup Haris Yocku.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *