Foto: istimewa | Tampak Wagub Papua, Dr. Aryoko Rumaropen, SP., M.Eng., bersama Kakanwil Kemenkum, Anthonius Ayorbaba,SH., M.Si di sela HUT 118 Ikatan Notaris Indonesia (INI) sekaligus dilakukan kerjasama antara Fakultas Hukum Uncen dan Ikatan Notaris di Hotel Suni, Abepura.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Wakil Gubernur Papua, Aryoko A. Rumaropen, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-118 Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ikatan Notaris Indonesia dan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (Uncen).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan kenotariatan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum di Tanah Papua.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Ikatan Notaris Indonesia, akademisi Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, para notaris, pejabat pemerintah, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah penandatanganan kerja sama yang menjadi langkah awal menuju pembukaan Program Studi Kenotariatan di Fakultas Hukum Uncen.
Program studi tersebut diharapkan menjadi yang pertama di Papua dan membuka peluang lebih luas bagi putra-putri asli Papua maupun masyarakat umum untuk menempuh pendidikan profesi notaris tanpa harus melanjutkan studi ke luar daerah.
Selama ini, calon notaris asal Papua harus menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di luar provinsi, sehingga kehadiran program tersebut dinilai sebagai terobosan penting dalam pemerataan akses pendidikan tinggi.
Mewakili Gubernur Papua, Aryoko AF. Rumaropen membacakan sambutan Gubernur Papua yang menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Notaris Indonesia atas komitmennya mendukung pengembangan pendidikan hukum di Papua.
Pemerintah Provinsi Papua menilai organisasi profesi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.
Pemerintah juga memberikan penghargaan kepada seluruh notaris, khususnya generasi muda, yang terus menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
Para notaris diharapkan tetap menjadi mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan kepastian hukum, menjaga integritas profesi, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif di Papua.
“Profesi notaris memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Karena itu, kami mengapresiasi para notaris yang terus bekerja secara profesional serta ikut membangun Papua melalui pengabdian di bidang hukum,” demikian pesan Gubernur Papua yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Aryoko A. Rumaropen.

Baca juga: Nelayan Biak Utara Dapat Rumpon dari Pemprov Papua, Wagub: Tingkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Papua berharap pembukaan Program Studi Kenotariatan di Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih dapat melahirkan notaris-notaris yang kompeten, menjunjung tinggi etika profesi, serta mampu menjawab kebutuhan pelayanan hukum seiring pesatnya pembangunan daerah.
Keberadaan tenaga notaris yang berkualitas diyakini akan memperkuat kepastian hukum bagi dunia usaha, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung berbagai sektor pembangunan. Langkah ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Provinsi Papua.
Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia turut menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh anggota organisasi dalam menjaga integritas, profesionalisme, independensi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selama lebih dari satu abad, Ikatan Notaris Indonesia terus berkontribusi dalam mendukung penegakan hukum dan menghadirkan pelayanan kenotariatan yang berkualitas di Indonesia.
Menutup sambutannya, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Ikatan Notaris Indonesia.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-118 Ikatan Notaris Indonesia. Semoga terus menjadi organisasi profesi yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan etika, serta senantiasa memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kepastian hukum, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan nasional dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Papua,” demikian penutup sambutan tersebut.
Laporan: Sony Rumainum

















