Foto: istimewa | Tampak Calon Wagub Papua drh. Constant Karma bersama Istri Regina Rumbiak Karma, Ruth Naomi Rumkabu, S.Pd Anggota DPR RI (PDIP) dengan Ketua Laskar Teratai Pdt. Petrus Imoliana, S.Th. dan Sekretaris Victor Buefar dan anggota lainnya di Yafdas, Biak, Jumat (6/6).
Biak Numfor, Jurnal Mamberamo Foja – Suasana kebersamaan dan semangat lintas iman mewarnai peresmian Posko Koalisi Perjuangan Rakyat Laskar Teratai – Timsus BTM-CK yang berlangsung di Tanjakan Yafdas Arena, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Lebih dari 250 orang hadir dalam momen ini, mulai dari tokoh gereja, pimpinan klasis, jemaat hingga warga Muslim dari Biak, Supiori, dan Aimando Padaido.
Calon Wakil Gubernur Papua, drh. Constant Karma, didampingi sang istri, Regina Rumbiak Karma, meresmikan langsung posko tersebut. Dalam sambutannya, Constant menggarisbawahi pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Papua yang inklusif dan berdaya saing.
“Kami ingin Papua yang lebih baik dibangun dari kekuatan semua golongan. Sinergi lintas iman bukan hanya simbol, tapi kekuatan nyata untuk perubahan,” ujar Constant Karma.
Sekretaris Umum Laskar Teratai, Victor Buefar, menambahkan bahwa pihaknya telah mulai merekrut saksi untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) di berbagai titik, bekerja sama dengan partai pengusung PDIP dan PKN.
“Kami pastikan saksi adalah orang-orang yang militan dan mengenal medan di TPS masing-masing. Ini untuk menjamin integritas proses demokrasi,” ujarnya.
Ketua Umum Laskar Teratai, Pdt. Petrus Imoliana, mengungkapkan bahwa posko serupa juga akan segera dibuka di Yapen, Waropen, dan sejumlah wilayah lain. Ia menekankan bahwa posko ini bukan hanya ruang koordinasi, tetapi juga jembatan komunikasi antara pasangan BTM-CK dan masyarakat.
“Kami ingin rakyat punya akses langsung terhadap informasi dan program BTM-CK. Posko ini akan jadi pusat gerakan rakyat,” katanya.
Peresmian ini menjadi titik awal penguatan jaringan dukungan bagi pasangan Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM-CK) yang bersiap melangkah menuju Pilkada Papua 2024 dengan pusat gerakan di Dok 2, Jayapura.
Laporan: Roy

















