Dok ist/ Kapolres Jayapura AKBP. Umar Nasatekay, S.IK
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme, terorisme, dan intoleransi yang berpotensi muncul di tengah situasi politik.
Himbauan tersebut disampaikan dalam acara sosialisasi keamanan di Sentani, Senin (11/11/2024).
Kapolres menekankan pentingnya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di tengah berbagai isu politik yang berpotensi dimanfaatkan untuk menyebarkan paham-paham yang dapat mengancam kerukunan di Kabupaten Jayapura.

“Masyarakat harus bijak dalam menerima informasi, terutama dari media sosial. Banyak pihak yang berusaha menyebarkan ideologi radikal atau melakukan tindakan intoleran demi memecah belah persatuan. Kami mengajak masyarakat untuk tetap bersatu, fokus menjaga nilai-nilai persatuan, dan tidak mudah terpengaruh,” jelas AKBP Umar Nasatekay.
AKBP Umar juga mengajak tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda setempat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa dukungan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam mencegah radikalisme dan menjaga keamanan wilayah.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan sangat kami harapkan. Kami siap melakukan pengawasan ketat, namun masyarakat juga memiliki peran besar dalam pencegahan. Jika melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” tambah Kapolres.
Ia juga menghimbau agar masyarakat menggunakan hak pilih dengan bijaksana dan menghindari provokasi yang bisa memicu konflik.
“Kami berharap Pilkada kali ini dapat berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal membangun Kabupaten Jayapura yang harmonis dan sejahtera,” pungkasnya.
Melalui himbauan ini, Polres Jayapura berharap kesadaran masyarakat akan bahaya radikalisme dan terorisme semakin meningkat, sehingga wilayah Jayapura tetap aman dan damai menjelang pesta demokrasi. (Fan)








