Dari Puncak Menembus Dunia, 15 Mahasiswa Beasiswa Puncak Cerdas Dilepas Tempuh S2

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, SE., MM., ketika melepas mahasiswa strata dua (S2) ke sejumlah negara di Eropa dan Amerika, turut disaksikan oleh Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, S.IP., dan Sekda Nenu Tabuni, S.Sos., dan Ketua Yayasan Maga Edukasi Papua, Samuel Tabuni, M.Si.

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Sebanyak 15 mahasiswa penerima Beasiswa Puncak Cerdas resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan jenjang Magister (S2) di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

banner 325x300

Pelepasan tersebut berlangsung dalam rangkaian Ibadah Syukur dan Acara Pelepasan Mahasiswa S2 Beasiswa Puncak Cerdas binaan Papua Language Institute (PLI), Rabu (26/8).

Program Beasiswa Puncak Cerdas merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Puncak dan Yayasan Maga Edukasi Papua sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda asal Kabupaten Puncak.

Sebelum diberangkatkan, para mahasiswa telah mengikuti program pembinaan di PLI selama hampir satu tahun, terhitung sejak 11 Agustus 2025 hingga 31 Juli 2026.

Pembinaan tersebut mencakup tiga pilar utama, yakni penguatan karakter, pelatihan bahasa, serta penguasaan dasar Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).

Melalui pembinaan karakter, mahasiswa dipersiapkan memiliki disiplin, integritas, tanggung jawab, ketekunan, kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Sementara pelatihan bahasa meliputi Bahasa Inggris, Bahasa Rusia dan Bahasa Rumania yang disesuaikan dengan negara tujuan studi masing-masing mahasiswa.

Adapun pelatihan STEM difokuskan pada matematika dan komputer guna memperkuat kemampue3éfan akademik serta keterampilan teknologi mahasiswa.

Sejumlah Mahasiswa Raih Beasiswa Internasional
Perjalanan 15 mahasiswa tersebut juga diwarnai sejumlah capaian membanggakan. Beberapa mahasiswa berhasil mendapatkan beasiswa dari negara tujuan maupun program beasiswa nasional Indonesia.

Empat mahasiswa yang melanjutkan pendidikan ke Rusia berhasil memperoleh Beasiswa Pendidikan Rusia. Keempatnya adalah Linggenus Tabuni, Nipson Murib, Tenik Wenda dan Yehuda Alom.

Dengan beasiswa tersebut, biaya pendidikan mereka ditanggung melalui program beasiswa, sementara Pemerintah Kabupaten Puncak tetap mendukung biaya hidup selama masa studi sesuai ketentuan program.

Prestasi lainnya diraih Nasen Ginibak yang berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Rumania. Nasen merupakan salah satu dari dua mahasiswa yang akan melanjutkan studi di Rumania.

Keberhasilan Nasen menjadi capaian penting karena proses seleksi tersebut diikuti sekitar 88.000 peserta dari berbagai negara. Dengan beasiswa tersebut, biaya pendidikan Nasen menjadi gratis dan beban pembiayaan Pemerintah Kabupaten Puncak untuk kebutuhan studinya turut berkurang.

Sementara itu, Tenus Wonda berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa LPDP dan akan melanjutkan pendidikan di Selandia Baru.

Melalui LPDP, biaya pendidikan dan komponen pembiayaan yang ditanggung program tersebut menjadi tanggungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Capaian tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan Program Beasiswa Puncak Cerdas karena sebagian biaya pendidikan mahasiswa tidak lagi sepenuhnya menjadi beban Pemerintah Kabupaten Puncak.

Keberhasilan para mahasiswa mendapatkan beasiswa eksternal juga menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan tidak hanya bertujuan mempersiapkan mereka memasuki perguruan tinggi, tetapi juga mendorong kemampuan untuk bersaing mendapatkan sumber pendanaan pendidikan lainnya.

11 Mahasiswa Melanjutkan Studi ke Luar Negeri

Dari total 15 mahasiswa yang dilepas, sebanyak 11 orang akan melanjutkan pendidikan di luar negeri.

Rumania:
Nasen Ginibak
Nelhol Magai

Rusia: 3. Linggenus Tabuni 4. Nipson Murib 5. Tenik Wenda 6. Yehuda Alom

Amerika Serikat: 7. Freddy Wakerkwa
Inggris: 8. Melkiana Wakerkwa 9. Merlin Wakerkwa

Selandia Baru: 10. Ika Murib 11. Tenus Wonda — LPDP Awardee
Sementara empat mahasiswa lainnya melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri.

STT Walter Post:
Abed Telenggen

Universitas Cenderawasih:
Guripa Telenggen
Sepinus Wakerkwa

Universitas Hasanuddin:
Kambinus Wanimbo

Baca juga: MAP Uncen Perkuat Wawasan Mahasiswa Lewat Benchmarking Bersama Pakar Nasional dan Internasional

 Elvis Tabuni, SE., MM., pelepasan Mahasiswa S2 luar Negeri
Elvis Tabuni, SE., MM., pelepasan Mahasiswa S2 luar Negeri

Bupati Puncak Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kapasitas

Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan dukungan terhadap Program Beasiswa Puncak Cerdas dan kesempatan yang diberikan kepada generasi muda Puncak untuk menempuh pendidikan S2.

Menurutnya, pendidikan tinggi menjadi salah satu jalan penting bagi generasi muda untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus mempersiapkan diri mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Para mahasiswa yang dilepas juga diharapkan menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga dan daerah, serta membawa pulang ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Yayasan Maga: Pendidikan adalah Investasi SDM
Ketua dan Pendiri Yayasan Maga Edukasi Papua, Samuel Tabuni, M.Si., menegaskan pentingnya investasi pendidikan dalam membangun sumber daya manusia Papua.

Kerja sama Pemerintah Kabupaten Puncak dan Yayasan Maga Edukasi Papua menjadi salah satu bentuk komitmen untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda asal Puncak.

Mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kompetensi, karakter dan semangat pengabdian kepada daerah.

PLI Perkuat Karakter, Bahasa dan Kompetensi STEM
Direktur Papua Language Institute, Dolvinus Womsiwor, bersama tim pengajar PLI, memaparkan proses pembinaan mahasiswa yang berlangsung selama hampir satu tahun.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat tiga aspek utama, yakni karakter, kemampuan bahasa dan kompetensi STEM.

Pembinaan Bahasa Inggris, Rusia dan Rumania diberikan sesuai kebutuhan negara tujuan studi, sedangkan matematika dan komputer menjadi bagian dari penguatan kesiapan akademik dan teknologi.

Aspek karakter juga menjadi perhatian utama agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan pendidikan baru tanpa kehilangan nilai-nilai dan identitas yang mereka miliki.

Momentum Pengutusan Generasi Muda Puncak
Ibadah syukur menjadi bagian penting dalam pelepasan 15 mahasiswa tersebut. Selain sebagai ungkapan syukur atas kesempatan pendidikan yang diterima, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pengutusan sebelum mahasiswa memulai perjalanan akademiknya.

Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th., menyampaikan renungan Firman Tuhan sebagai penguatan spiritual bagi para mahasiswa.

Pelepasan tersebut bukan sekadar seremoni keberangkatan, tetapi juga menjadi pesan agar para mahasiswa menjalani pendidikan dengan penuh tanggung jawab, menjaga iman dan karakter, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini turut dihadiri, Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, Sekda Puncak Nenu Tabuni, jajaran Yayasan Maga Edukasi Papua, pimpinan Universitas Internasional Papua, jajaran Papua Language Institute, mahasiswa, orang tua mahasiswa dan para tamu undangan.

Kini, 15 mahasiswa tersebut memulai babak baru perjalanan pendidikan. Sebelas mahasiswba akan menempuh studi di Rusia, Rumania, Inggris, Amerika Serikat dan Selandia Baru, sementara empat lainnya melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri.

Mereka tidak hanya membawa harapan pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama Kabupaten Puncak dan Papua.

Program Beasiswa Puncak Cerdas melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Puncak, Yayasan Maga Edukasi Papua dan pembinaan Papua Language Institute diharapkan terus menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Papua.

Dari Puncak, melangkah menembus Indonesia dan dunia, untuk kelak kembali membawa ilmu dan perubahan bagi Papua.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *