Resmikan Hotel Grand Cartensz Sentani, Bupati Yunus Wonda: Ini Bukti Anak Papua Bisa Bangun Daerah Sendiri

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan / Nampak Bupati Jayapura Yunus Wonda didampingi owner Hotel Cartensz Sentani Semmy Kelfin Kogoya dan unsur Forkopimda saat menandatangani prasasti, (10/4).

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Pertumbuhan sektor jasa dan pariwisata di Kabupaten Jayapura terus menunjukkan geliat positif.

banner 325x300

Hal ini ditandai dengan peresmian Hotel Grand Cartensz Sentani, yang berlokasi di Jalan Toladan – Ifar Gunung, Distrik Sentani, Kamis (10/4/2025).

Seremoni peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, didampingi pemilik hotel Semmy Kelfin Kogoya, jajaran direksi, dan unsur Forkompimda Kabupaten Jayapura.

Hadir pula Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, anggota DPRK Jayapura Natalia Desi Sulle, Sekretaris Bappenda Kabupaten Jayapura Jimmy Yoku, serta para tokoh adat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Yunus Wonda mengungkapkan rasa bangga atas berdirinya hotel ini yang dibangun oleh putra asli Papua.

Menurutnya, kehadiran Hotel Grand Cartensz Sentani menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Papua memiliki kapasitas dan keberanian untuk berkontribusi dalam pembangunan daerahnya sendiri.

“Ini satu kebanggaan besar bagi kami. Hotel ini bukan hanya fasilitas fisik, tetapi simbol dari semangat kemandirian dan kemajuan. Dibangun oleh anak Papua, untuk Papua. Ini menjadi motivasi bagi generasi muda kita untuk mulai bangkit dan berkarya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Wonda berharap keberadaan hotel ini bisa menjadi ruang pembelajaran sekaligus lapangan kerja bagi anak-anak Papua di bidang perhotelan dan industri jasa.

Ia mengajak generasi muda untuk menumbuhkan keberanian dalam berwirausaha, tak hanya di sektor perhotelan, tetapi juga di bidang usaha lainnya.

“Inilah waktu yang tepat untuk membuktikan bahwa anak Papua bisa. Proses pembangunan hotel ini memakan waktu hampir 10 tahun. Ini perjalanan panjang, dan kini jadi karya monumental. Mari kita jadikan ini pemantik semangat untuk membuka peluang di sektor lainnya,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya konektivitas antara fasilitas hotel dan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Jayapura.

“Kami berharap hotel ini dapat bersinergi dengan sektor pariwisata lokal, mempercepat pergerakan ekonomi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Yunus Wonda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergerak bersama membangun Bumi Khenambay Umbay.

Sementara itu, Vice President Operational Hotel Grand Cartensz Sentani, Yusri Gobel, menjelaskan bahwa hotel ini memiliki total 45 kamar yang terdiri dari 19 kamar deluxe king, 22 kamar deluxe twin, serta masing-masing dua kamar untuk tipe executive dan suite.

Fasilitas pendukung lainnya meliputi ruang pertemuan, restoran, lounge, rooftop, dan kolam renang berbentuk gitar yang saat ini dalam tahap penyelesaian akhir.

“Hotel ini lahir dari pemikiran Bapak Semmy Kelfin Kogoya, yang melihat potensi besar Kabupaten Jayapura yang terus berkembang. Kami ingin menjadi bagian dari ekosistem pariwisata dan pembangunan daerah,” ujar Yusri.

Hadirnya Hotel Grand Cartensz Sentani menjadi lebih dari sekadar infrastruktur; ia merupakan simbol transformasi daerah yang dibangun dari inisiatif lokal, oleh putra daerah, dan untuk masa depan Papua yang lebih mandiri.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *