Freeport Resmi Jadi Sponsor PSBS Biak, Suntik Dana Rp 8 Miliar untuk Putaran Kedua Liga 1

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / Tampak Manager PSBS Biak Yang Mandenas dan Dirut PT. Freeport Indonesia

Jakarta, Jurnal Mamberamo Foja – Dunia sepak bola Indonesia kembali menunjukkan bagaimana dukungan korporasi dapat menjadi kunci keberlanjutan sebuah tim.

banner 325x300

Kali ini, PT Freeport Indonesia resmi menjadi sponsor utama PSBS Biak untuk putaran kedua BRI Liga 1 2024/2025, memberikan suntikan dana segar sebesar Rp 8 miliar.

Kesepakatan ini diteken langsung oleh Presiden PSBS Biak, Yan Permenas Mandenas, Presiden Direktur PSBS Biak, Evelyn Sanita Injaya, serta Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, dalam sebuah seremoni di Jakarta, Kamis (6/3).

Dengan masuknya Freeport sebagai sponsor, PSBS Biak kini memiliki dukungan finansial yang cukup untuk bertahan hingga akhir musim.

Dukungan Freeport untuk Sepak Bola Papua

Bagi Freeport, ini bukan kali pertama mereka terlibat dalam dunia sepak bola. Perusahaan tambang raksasa ini sebelumnya juga menjadi sponsor Persipura Jayapura serta Timnas Indonesia sejak 2023.

Menurut Tony Wenas, keterlibatan Freeport dalam sepak bola adalah bagian dari komitmen mereka dalam membina dan mendukung bakat-bakat muda Papua.

“Dukungan ini adalah bentuk komitmen kami terhadap pengembangan sepak bola Papua. Kami juga telah melakukan hal serupa melalui Papua Football Academy, dan kini kami ingin melihat PSBS Biak berprestasi di Liga 1,” ujar Tony Wenas dalam pernyataan resminya.

PSBS Biak: Antara Harapan dan Tantangan

Bagi PSBS Biak, suntikan dana dari Freeport menjadi angin segar sekaligus motivasi tambahan. Yan Permenas Mandenas menilai dukungan ini dapat memperkuat mental dan kesiapan tim dalam menghadapi sisa musim.

“Kami sangat berterima kasih kepada Freeport atas dukungan yang luar biasa ini. Sebagai satu-satunya tim asal Papua di Liga 1 saat ini, kami ingin membuktikan bahwa PSBS Biak layak bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia,” ujar Yan.

Meski kini berada di peringkat ke-12 klasemen sementara, PSBS Biak masih harus berjuang agar terhindar dari ancaman degradasi.

Presiden Direktur PSBS, Evelyn Sanita Injaya, menegaskan bahwa tambahan dana ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin agar tim bisa mengarungi sembilan pertandingan tersisa dengan maksimal.

“Tanpa sponsor, tim ini tidak akan berkembang. Kami akan berusaha memenuhi seluruh kebutuhan tim agar bisa bertahan dan bersaing hingga musim ini berakhir,” tutup Evelyn.

Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia olahraga dan industri dapat saling menguatkan.

Dengan dukungan finansial yang cukup, PSBS Biak kini memiliki peluang lebih besar untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar peserta Liga 1, tetapi juga tim yang bisa bersaing dan berkembang di masa depan.

Laporan: Sony RM

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *