Foto: istimewa | Tampak Wagub Papua Dr. Aryoko Rumaropen, M.Eng., ketika memimpin Rapat Evaluasi PAD Tahun Anggaran 2026.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong penguatan kemampuan fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi PAD Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Wakil Gubernur Papua, Dr. Aryoko A.F. Rumaropen, S.P., M.Eng., Senin (10/8/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Papua itu menjadi momentum untuk mengevaluasi perkembangan realisasi PAD sekaligus memetakan berbagai potensi pendapatan yang masih dapat dikembangkan.
Dalam evaluasi tersebut, pemerintah membahas capaian penerimaan daerah hingga saat ini, termasuk sejauh mana target PAD 2026 telah terealisasi. Berbagai kendala yang berpotensi menghambat peningkatan pendapatan daerah juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut.
Wakil Gubernur Papua menegaskan bahwa optimalisasi PAD harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Pengelolaan sumber-sumber pendapatan, kata dia, harus dilakukan secara efektif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Menurut Wagub, masih terdapat berbagai potensi pendapatan daerah yang perlu digali dan dikelola secara lebih maksimal. Karena itu, koordinasi antarperangkat daerah harus diperkuat, termasuk dalam hal administrasi, pengawasan, serta pengelolaan sumber-sumber penerimaan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.
Optimalisasi tersebut dinilai penting agar setiap potensi pendapatan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas fiskal sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan di Papua.

Baca juga: Bank Papua Serahkan Sponsorship HUT RI ke-81, Wagub Papua: Bukti Nyata Kolaborasi
Pemprov Papua juga menilai evaluasi secara berkala diperlukan untuk memastikan setiap target pendapatan dapat dipantau dan ditindaklanjuti dengan langkah yang tepat. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar dalam merumuskan strategi dan kebijakan untuk meningkatkan realisasi PAD sepanjang 2026.
Peningkatan PAD pada akhirnya diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Papua.
Untuk itu, seluruh perangkat daerah didorong membangun sinergi dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Dengan penguatan tata kelola dan optimalisasi potensi PAD, Pemprov Papua berharap kemandirian fiskal daerah terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan secara berkelanjutan menuju Papua yang semakin maju dan sejahtera.
Laporan: Sony Rumainum


















