Foto: istimewa | Tampak AKBP Zeth Saalino, SH., MH., ketika mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua Ikatan Keluarga Toraja di Provinsi Papua, Rabu (22/7) sore, pada panitia Musda V IKT, di gedung Tongkonan Kotaraja.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – AKBP Zeth Saalino, S.H., M.H. resmi menjadi bakal calon pertama yang mendaftarkan diri sebagai Ketua Ikatan Keluarga Besar Toraja (IKT) Provinsi Papua pada Musyawarah Daerah (Musda) V IKT masa bakti 2026–2031.
Pendaftaran berlangsung di Tongkonan IKT Provinsi Papua, Jalan Jeruk Nipis, Vuria, Kotaraja, Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIT. Kedatangan AKBP Zeth Saalino bersama rombongan disambut hangat oleh panitia, tokoh adat, sesepuh, tokoh agama, tokoh pemuda, serta keluarga besar IKT.
Prosesi penyambutan berlangsung meriah dengan memadukan budaya Toraja dan Papua sebagai simbol persaudaraan dan keharmonisan masyarakat yang hidup berdampingan di Tanah Papua. Penampilan tarian adat Papua, pujian dari paduan suara masyarakat Toraja, hingga ritual menginjak piring adat khas Papua menjadi bagian dari rangkaian penyambutan sebelum memasuki Tongkonan.
Setelah prosesi adat, AKBP Zeth Saalino menyerahkan formulir dan berkas pencalonan kepada panitia penjaringan, sekaligus tercatat sebagai kandidat pertama yang mengikuti proses pencalonan Ketua IKT Provinsi Papua.
Momentum tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan demokrasi organisasi untuk memilih kepemimpinan baru IKT yang akan menakhodai organisasi lima tahun ke depan.

Baca juga: Obor Pattimura Menyala di Tanah Papua, Wabup Jayapura Lepas Peserta Lari 47 Kilometer
Dalam sambutannya, AKBP Zeth Saalino menyampaikan bahwa keputusannya maju sebagai calon ketua didorong oleh keinginan untuk mengabdi dan memperkuat peran IKT sebagai rumah besar masyarakat Toraja di Papua yang tersebar di delapan kabupaten dan satu kota.
Mantan Kapolres Keerom yang kini menjabat sebagai Kabag Keuangan Polda Papua itu menilai pengalaman kepemimpinan yang dimilikinya menjadi bekal untuk membangun organisasi yang lebih solid, terbuka, dan mampu merangkul seluruh warga Toraja tanpa membedakan latar belakang.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Toraja untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Papua serta mendukung pembangunan daerah melalui sinergi bersama pemerintah.

Baca juga: Ketua Ikkal Papua Turun Bersih-Bersih Stadion LE, Tunjukan Solidaritas untuk Persipura
Menurutnya, warga Toraja telah memberikan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, dunia usaha, hingga pelayanan keagamaan. Karena itu, kebersamaan dan persatuan harus terus dipelihara agar keberadaan masyarakat Toraja semakin memberi manfaat bagi Papua.
“Saya berharap masyarakat Toraja terus memperkuat kolaborasi dan menjaga persaudaraan dengan seluruh komponen masyarakat Papua. Mari bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Zeth.
Ia juga menegaskan bahwa IKT merupakan wadah pemersatu seluruh warga Toraja di Tanah Papua sehingga nilai persaudaraan, saling menghormati, dan kebersamaan harus terus dijaga sebagai warisan budaya yang telah mengakar selama ini.
Musda V IKT Provinsi Papua dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026. Forum tersebut diharapkan melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi semakin maju, mempererat persaudaraan warga Toraja, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi pembangunan Papua.
Laporan: Sonny Rumainum

















