Pria 51 Tahun Ditemukan Meninggal di Hotel Ratna Indah Sentani, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak aparat kepolisian tengah mengevakuasi korban dari TKP untuk dilakukan pemeriksaan media, Kamis (16/7). 

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Seorang pria berinisial M (51), warga Jalan Taman Bunga, Sentani, Kabupaten Jayapura, ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Ratna Indah, Sentani, Kamis (16/7/2026). Hingga kini, Satreskrim Polres Jayapura masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban.

banner 325x300

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kasat Reskrim AKP Markus Axel Panggabean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa laporan penemuan korban diterima Polsek Sentani Kota sekitar pukul 12.00 WIT. Personel piket bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di Hotel Ratna Indah, petugas menemukan korban berada di kamar nomor 302 dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi selanjutnya mengamankan lokasi, melakukan identifikasi, serta memeriksa sejumlah saksi guna mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan awal, sebelum meninggal dunia korban diketahui sempat menghubungi seorang perempuan berinisial R.E. melalui aplikasi WhatsApp sekitar pukul 09.39 WIT untuk memesan jasa pijat. Saat keduanya berada di dalam kamar hotel, korban tiba-tiba mengeluhkan sesak napas sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.

Saksi kemudian meminta pertolongan kepada petugas hotel. Resepsionis berinisial O.N. mengaku menerima laporan sekitar pukul 11.25 WIT dan segera menuju kamar bersama saksi. Saat itu korban masih bernapas namun kondisinya sangat lemah. Beberapa saat kemudian, korban dipastikan telah meninggal dunia.

Petugas Polsek Sentani Kota tiba di lokasi sekitar pukul 11.52 WIT untuk mengamankan TKP. Selanjutnya, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Jayapura melakukan olah TKP mulai pukul 12.40 WIT hingga selesai sekitar pukul 13.10 WIT.

Usai proses identifikasi, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Yowari untuk menjalani pemeriksaan medis. Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab pasti kematian korban sekaligus melengkapi proses penyelidikan.

Baca juga: Jatuh Saat Memancing di Jembatan Merah Youtefa, Pemuda Asal Kali Acai Ditemukan Meninggal Dunia

AKP Markus Axel Panggabean mengatakan, seluruh tahapan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, hingga membawa jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak RSUD Yowari untuk memastikan penyebab kematian korban. Proses penyelidikan masih terus berlangsung dan kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujarnya.

Polres Jayapura menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan. Masyarakat juga diimbau menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Laporan: Sony Rumainum | Rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *