Foto: istimewa | Tampak sejumlah pengurus DEPIDAR XXV SOKSI Provinsi Papua usai menggelar rapat konsolidasi bersama, Selasa (14/7) di Entrop.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Dewan Pimpinan Daerah (DEPIDAR) XXV Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Papua menggelar Rapat Konsolidasi Organisasi yang dirangkaikan dengan Rapat Pleno Pengurus Lengkap sebagai langkah memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DEPIDAR SOKSI Papua, Jalan Kelapa Dua, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (14/7/2026), dihadiri perwakilan pengurus dari delapan kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua.
Sekretaris DEPIDAR SOKSI Papua, Simon Latue, mengatakan rapat tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kelembagaan sekaligus melengkapi kepengurusan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
“Rapat konsolidasi ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pengurus sekaligus melengkapi struktur organisasi di setiap tingkatan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Simon.
Menurutnya, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat koordinasi antarpengurus serta menyamakan persepsi dalam menjalankan program kerja yang telah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) SOKSI.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah percepatan pembentukan kepengurusan SOKSI di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua. DEPIDAR SOKSI Papua menargetkan seluruh kepengurusan daerah dapat terbentuk paling lambat pada akhir Desember 2026.
“Dalam waktu dekat kami akan turun ke seluruh daerah untuk melakukan konsolidasi sekaligus menggelar Musyawarah Cabang (Muscab). Dari forum itu akan dipilih ketua SOKSI definitif di masing-masing kabupaten dan kota,” jelasnya.
Baca juga: SOKSI Papua Rayakan Semarak HUT Ke-66 dengan Jalan Sehat dan Aksi Berbagi Snack Gratis di Holtekamp
Simon menuturkan, agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SOKSI yang digelar di Bandung pada 15–16 Mei 2026. Karena itu, seluruh tahapan pembentukan kepengurusan kini mulai dipersiapkan agar target organisasi dapat tercapai sesuai jadwal.
Ia menambahkan, kepengurusan DEPIDAR SOKSI Papua periode 2025–2030 diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat eksistensi organisasi di seluruh wilayah Papua. Atas arahan Ketua DEPIDAR SOKSI Papua, Willem Frans Ansanay, proses pembentukan kepengurusan harus berjalan optimal agar mampu mendukung pelaksanaan program kerja organisasi ke depan.
Selain membangun kekuatan internal, DEPIDAR SOKSI Papua juga menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan di Provinsi Papua.
“Kami siap mendukung kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten dan kota. SOKSI Papua akan menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Simon.
Melalui konsolidasi ini, DEPIDAR SOKSI Papua berharap organisasi semakin solid, memiliki kepengurusan yang lengkap hingga ke daerah, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.
Laporan: Sonny Rumainum | Rilis

















