Foto: istimewa | Tampak Kresna Aditya Payokwa Kepala Kantor Perwakilan IDX Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua, ketika mengadakan Literasi Digital Pasar Modal bagi ASN di Kantor DPMPTSP Gunung Merah Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (24/6).
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan maraknya berbagai tawaran investasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) Wilayah Papua untuk menggelar kegiatan Literasi Digital Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Jayapura.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman ASN mengenai pengelolaan keuangan serta investasi berbasis digital yang aman, legal dan bertanggung jawab.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan bahwa program edukasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan sumber daya aparatur yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam sektor keuangan dan investasi.
Menurutnya, transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, sehingga ASN perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai pasar modal agar mampu mengambil keputusan investasi secara tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola investasi masyarakat. Karena itu, ASN harus memiliki pengetahuan yang baik agar dapat berinvestasi secara aman serta terhindar dari praktik investasi ilegal yang merugikan,” kata Gustaf.
Ia menjelaskan, literasi pasar modal menjadi semakin penting mengingat semakin banyak platform investasi digital yang bermunculan. Pemahaman yang baik akan membantu masyarakat, khususnya ASN, dalam membedakan instrumen investasi yang resmi dan diawasi oleh otoritas berwenang dengan investasi bodong yang berpotensi menimbulkan kerugian.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan mengenai berbagai instrumen pasar modal, mekanisme transaksi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam melakukan investasi secara bijak dan berkelanjutan.
Gustaf juga memberikan apresiasi kepada Bursa Efek Indonesia Wilayah Papua yang telah berkolaborasi dengan DPMPTSP Kabupaten Jayapura dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan pemerintah daerah.

Baca juga: Rp1 Miliar Dana Otsus Digelontorkan, DPMPTSP Jayapura Genjot 4 Program Strategis untuk OAP
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BEI menjadi langkah strategis untuk menciptakan aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara cerdas.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BEI Wilayah Papua atas dukungan dan kontribusinya dalam memberikan edukasi kepada ASN. Kerja sama ini sangat penting dalam membangun aparatur yang memiliki kecakapan finansial dan mampu menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan berlangsung dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta, bahkan diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya investasi yang sehat dan legal.
Melalui kegiatan Literasi Digital Pasar Modal ini, DPMPTSP Kabupaten Jayapura kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya aparatur melalui program-program edukatif yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang semakin melek keuangan dan investasi yang aman.
Laporan: M. Irfan

















