Foto: istimewa | Tampak Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, SIK., MH., bersama Wali kota Jayapura Abisan Rollo, SH., MH., dan Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut., pada momen Lebaran 1447 H / 2026 M, kemarin di Gedung Negara Dok V.
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Menyambut momentum Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Papua menghadirkan program keringanan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebagai bentuk stimulus ekonomi bagi masyarakat.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk meringankan beban warga sekaligus meningkatkan kepatuhan pajak dan pendapatan daerah.
Program yang diluncurkan di Jayapura ini memberikan berbagai kemudahan bagi wajib pajak, baik yang masih aktif maupun yang memiliki tunggakan. Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal.
Baca juga: Momentum RUPS, Bank Papua Digenjot Jadi Pilar Ekonomi Tanah Papua
“Kebijakan ini kami hadirkan agar masyarakat bisa lebih ringan dalam memenuhi kewajibannya,” ujar Gubernur.
Sejumlah insentif pun disiapkan dalam program tersebut. Wajib pajak yang membayar sebelum jatuh tempo akan mendapatkan diskon sebesar 15 persen. Sementara bagi penunggak pajak, diberikan pembebasan sanksi administratif serta potongan 10 persen per tahun.
Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan diskon hingga 30 persen bagi kendaraan luar daerah yang melakukan mutasi masuk ke Papuansebuah langkah yang dinilai mampu menarik minat masyarakat untuk mengurus administrasi kendaraan secara legal.
Program ini berlaku selama tiga bulan, mulai 1 April hingga 30 Juni 2026. Selama periode tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan melalui kantor Samsat, gerai pelayanan, maupun mobil Samsat keliling yang telah disediakan.
Baca juga: Gubernur Papua Resmikan Fasilitas Cuci Darah Modern di RSUD Abepura
Pemerintah Provinsi Papua menilai kebijakan ini bukan sekadar keringanan, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan pajak.
“Kami harap masyarakat Papua dapat memanfaatkan momen ini dengan baik. Ini bukan hanya soal keringanan, tetapi juga kontribusi bersama untuk Papua yang lebih maju,” tegas Gubernur.
Laporan: Sony Rumainum

















