Rekor Penonton Naik, Owen Rahadiyan Buka Strategi Transfer Persipura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Owen Rahadiyan, Manajer Persipura Jayapura

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa rekrutmen pemain baru di jendela transfer tengah musim tidak hanya berpatokan pada kualitas individu.

Ia menekankan, mental bertarung dan kecocokan dengan filosofi permainan Persipura menjadi faktor utama.

Owen mengawali keterangannya dengan mengapresiasi lonjakan antusiasme masyarakat Papua yang memecahkan rekor jumlah penonton saat laga Persipura kontra PSS Sleman di Stadion Lukas Enembe.

“Puji Tuhan, posisi klasemen masih sesuai target. Antusias masyarakat luar biasa. Dari 12 ribu penonton kini naik jadi sekitar 19 ribu. Terima kasih untuk panpel, aparat keamanan, TNI-Polri, semua pihak yang menjaga pertandingan tetap aman,” ujar Owen.

Baca juga: Insiden Maut di Stadion Lukas Enembe, Penonton Persipura vs PSS Meninggal Dunia

Ia juga memastikan performa tim saat ini terus menunjukkan tren positif.

Menurut Owen, keputusan mendatangkan pemain baru sepenuhnya diselaraskan dengan kebutuhan tim dan rekomendasi pelatih kepala Rahmad Darmawan (Coach RD).

“Kami tidak hanya lihat kualitas individu. Yang utama, pemain harus bisa menyesuaikan dengan game plan Persipura. Di sini harus main dengan hati. Kalau tidak, berarti Persipura bukan rumahnya,” tegasnya.

Pada bursa transfer kali ini, Persipura telah mendatangkan Alex Kamuru dan Osas Saha. Namun, Owen menyebut peluang perubahan skuad masih terbuka, terutama untuk slot pemain asing.

“Kuota asing sangat terbatas. Kita lihat Matheus, Taki, Arthur, mereka tampil bagus dan menyatu dengan tim. Menambah pemain asing itu tidak mudah. Kita pantau terus, apalagi faktor cedera juga jadi pertimbangan,” jelasnya.

Baca juga: Persipura Panaskan Mesin di Lukas Enembe, Bidik Tiga Poin Lawan PSS Sleman

Ia mengungkapkan bahwa manajemen masih memiliki waktu sekitar dua pekan untuk menentukan komposisi akhir skuad.

“Saya tidak mau banyak pergantian karena waktu singkat. Chemistry tim ini penting. Mereka sudah berjuang sejak awal musim, perjalanan tidak mudah, dan itu harus kita jaga,” katanya.

Saat ini Persipura memiliki 31 pemain dalam skuad. Owen mengakui beberapa pemain belum berada di kondisi terbaik.

“Kami siapkan opsi tambahan di beberapa posisi. Target keputusan final sampai 10 Februari. Saya lihat Persipura musim ini tidak panas di awal lalu turun, justru makin solid. Anak-anak main dengan hati dan semangat juang tinggi,” ujarnya.

Selain urusan teknis tim, Owen juga menanggapi masukan suporter terkait harga tiket pertandingan.
Ia menegaskan bahwa kebijakan harga justru diturunkan dibanding putaran sebelumnya.

“Sebelumnya ada tiket Rp75 ribu, sekarang saya ratakan jadi Rp50 ribu. Ini bukan naik, tapi turun. Untuk yang mau lebih murah, bisa lewat komunitas resmi supporter seperti BCN, Persipura Mania, Black Danger Community dan lainnya,” jelasnya.

Owen juga mengingatkan bahwa jika Persipura kembali promosi ke Liga 1, maka harga tiket berpotensi mengalami penyesuaian karena kebutuhan operasional klub yang lebih besar.

Terkait sistem penjualan tiket, manajemen sengaja membatasi kapasitas penjualan demi faktor keamanan.

“VIP dan VVIP selalu habis. Tapi kami tidak jual semua kuota tribun umum. Biasanya hanya 60–75 persen. Ini untuk menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan. Lebih baik bertahap tapi aman,” tegas Owen.

Sementara itu, antusiasme tinggi suporter juga berdampak pada penjualan merchandise Persipura di Stadion Lukas Enembe.

Owen memastikan dalam waktu dekat akan membuka Persipura Store baru di luar area stadion.

“Antrean terlalu panjang karena loket masih satu. Kami akan tambah loket dan buka store baru. Target diumumkan dalam 2–3 minggu ke depan,” tutupnya.

Laporan: Roy Hamadi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *