Foto: Irfan | Tampak Asisten II Setda Jayapura Dr. Abdul Rahman Basri, MKP., bersama Pasi Intel Kodim 1701 Jayapura Mayor Infanteri Afandi, juga Kadis Koperasi dan UMKM Jayapura, Dr. Haryanto, M. Si., beserta staf di sela peletakan batu pertama pembangunan gerai koperasi merah putih di Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur, Senin (22/12).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Kodim 1701/Jayapura memastikan komitmennya dalam mengawal pembangunan gerai Koperasi Merah Putih yang tengah berlangsung di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom.
Program ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan strategis nasional untuk memperkuat ekonomi kampung dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Perwira Seksi Intelijen Kodim 1701/Jayapura, Mayor Infanteri Afandi, menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi dilaksanakan atas penunjukan langsung pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17.
Pelaksanaan teknis pembangunan dikerjakan oleh Akrinas dengan pendampingan dari TNI.
“Yang terpenting saat ini adalah program berjalan sesuai arahan. Soal nilai anggaran dari pusat, belum bisa kami sampaikan,” ujar Afandi di Jayapura, Selasa.
Baca juga: Asisten II Setda Jayapura Buka Pelatihan Manajemen Koperasi Desa Merah Putih
Menurut Afandi, pembangunan gerai Koperasi Merah Putih diproyeksikan rampung dalam waktu 93 hari sejak dimulainya pekerjaan. Ia berharap seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti di lapangan.
“Targetnya tiga bulan. Kami optimistis bisa selesai sesuai jadwal,” katanya.
Selain menjalankan tugas sebagai Pas Intel, Afandi juga menjabat sebagai Sekretaris KDK Merah Putih (KDK MP) Kodim 1701/Jayapura yang membawahi dua kabupaten dan satu kota di wilayah tersebut.
Ia mengungkapkan, hingga kini sebanyak 274 kampung telah terdaftar dalam program Koperasi Merah Putih.
Namun, penyiapan lahan masih menjadi tantangan utama karena membutuhkan sinkronisasi data dengan Sistem Informasi Desa (SISKOMDES) serta pendampingan dari Kementerian Koperasi dan UKM.
“Masih ada proses sinkronisasi data dan pendampingan teknis dari kementerian, sehingga belum semua lokasi siap dibangun,” jelaPuti.
Baca juga: Sosialisasi KDMP Ditutup, 139 Kampung Ditarget Miliki Koperasi Desa
Saat ini, pembangunan fisik baru dilakukan di empat titik. Dua gerai berada di Kabupaten Jayapura, sementara masing-masing satu gerai dibangun di Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura.
Ke depan, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kampung sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik dan bahan kebutuhan pokok, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Papua.
Laporan: M. Irfan

















