Wabup Jayapura Terima GMKI Sentani, Begini isi Pertemuannya!

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: M. Irfan | Wakil Bupati Jayapura Harus Richard S. Yocku, SH, saat terima audiens Pengurus GMKI Sentani

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja — Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., menerima audiensi Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Sentani, Rabu (11/6/2025) sore di ruang kerjanya.

banner 325x300

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu, salah satunya terkait lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Jayapura.

Wabup Haris menyambut baik kedatangan GMKI dan mengapresiasi semangat kritis serta kontribusi pemikiran yang mereka bawa.

“Saya menyambut baik inisiatif luar biasa dari adik-adik GMKI. Masukan seperti ini penting bagi kami di pemerintahan, karena kadang hal-hal seperti ini justru terabaikan,” ujar Haris.

Dalam diskusi itu, GMKI mengusulkan agar dilibatkan secara langsung dalam upaya edukasi dan pengawasan pelaksanaan Perda Sampah, termasuk sosialisasi retribusi sampah sebesar Rp25 ribu per kepala keluarga per bulan yang belum berjalan optimal di banyak wilayah.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Haris menyatakan terbuka terhadap kolaborasi dan menyebut mahasiswa dapat berperan sebagai mitra pemerintah dalam pengawasan di sektor lainnya, seperti parkiran dan sumur bor di lingkungan perumahan.

“Keterlibatan mereka bisa memperkuat pengawasan dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mereka bisa jadi kepanjangan tangan pemerintah,” tambahnya.

Menurut Haris, peningkatan PAD terus menjadi perhatian utama Pemkab Jayapura di bawah kepemimpinan Bupati Yunus Wonda. Karena itu, kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kepemudaan seperti GMKI, dinilai sangat strategis.

Haris berharap GMKI Cabang Sentani dapat menjadi mitra aktif dalam mendukung program-program pembangunan daerah. Ia juga mengingatkan pentingnya tetap berkoordinasi dengan dinas teknis sebelum melakukan aksi atau inisiatif lapangan.

“Silakan terus berkarya dan berkontribusi, tapi tetap menjaga nama baik Kabupaten Jayapura. Jangan bertindak sendiri. Pemerintah daerah siap membuka ruang dialog dan kerja sama,” tutupnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *