Foto: Irfan / Hana S. Hikoyabi Plt. Kadis Pendidikan
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hana S. Hikoyabi, mengambil langkah tegas terkait aksi mogok mengajar yang dilakukan guru-guru SD Negeri Inpres Doyo Baru. Ia telah memanggil kepala sekolah dan mengeluarkan surat teguran sebagai bentuk peringatan.
“Saya sudah panggil kepala sekolah beserta para guru untuk membahas masalah ini. Namun, hingga saat ini mereka masih belum kembali mengajar. Saya sudah memanggil mereka hampir tiga minggu lalu,” ujar Hana S. Hikoyabi saat diwawancarai usai pelantikan dan pengambilan sumpah 509 ASN menjadi pejabat fungsional di Lapangan Apel Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Selasa, 25 Februari 2025.
Tak hanya melakukan pemanggilan, Hana juga menegaskan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat teguran resmi kepada Kepala SD Negeri Inpres Doyo Baru.
“Kemarin, saya sudah keluarkan surat teguran. Surat tersebut sudah dikirim, baik dari saya sebagai Sekda maupun sebagai (Plt) Kepala Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberikan jika surat teguran tersebut tidak ditindaklanjuti.
“Sebagai seorang guru, mereka harus mematuhi aturan. Jika tidak ada perubahan, tentu ada konsekuensi yang harus diterima,” tegasnya.
Guru Mogok Sejak Awal Februari, Hak Belum Tuntas Sejak 2012
Aksi mogok mengajar yang berlangsung sejak 10 Februari 2025 ini dipicu oleh ketidakpuasan para guru terhadap hak-hak mereka yang disebut belum dipenuhi oleh pemerintah daerah sejak tahun 2012.
Kepala SDN Inpres Doyo Baru, Grace G. Mehue, menjelaskan bahwa selama lebih dari satu dekade, para guru menghadapi permasalahan terkait pembayaran tunjangan, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR), yang belum terselesaikan.
“Para guru sudah berulang kali melakukan aksi protes demi menuntut hak mereka. Mogok ini adalah bentuk kekecewaan atas kurangnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan kegiatan belajar-mengajar di SD Negeri Inpres Doyo Baru akan kembali normal.
Laporan: Irfan







