Foto: Andre | Tampak Tonny Tesar, S.Sos., Anggota DPR-RI, bersama Ketua DPW Nasdem Papua Jhonny Banua Rouw, SE., beserta jajaran pengurus Partai lainnya, mengunjungi korban kebakaran Dok V, Mandala, Jumat (4/9).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Musibah kebakaran yang melanda kawasan Kampung Nelayan, Mandala, Dok V, Kota Jayapura, mendapat perhatian serius dari Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Papua, Tonny Tesar.
Tonny bersama jajaran pengurus dan anggota DPR dari Fraksi NasDem tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, meninjau langsung lokasi kebakaran, Jumat (4/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan keprihatinan sekaligus dukungan kepada warga yang terdampak.
“Kami secara pribadi selaku Anggota DPR RI Fraksi NasDem bersama seluruh jajaran Partai NasDem Papua menyampaikan rasa turut berduka cita dan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh masyarakat korban bencana kebakaran di Dok V, Jayapura,” ujar Tonny.
Salurkan 200 Paket Kasur dan Selimut
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Partai NasDem melalui program NasDem Berbagi Kasih menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang kini mengungsi.
Sebanyak 200 unit kasur dan selimut diserahkan ke posko penanganan bencana untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Tidak hanya bantuan kebutuhan darurat, Tonny juga menyatakan komitmen NasDem untuk membantu pemulihan musala yang turut terdampak kebakaran agar dapat kembali digunakan masyarakat.
Selain itu, NasDem juga siap mendukung rencana pembangunan masjid di sekitar kawasan yang terdampak bencana.
Tonny: Pemerintah Pusat Harus Turun Tangan
Melihat luasnya dampak kebakaran, Tonny menilai proses penanganan dan pemulihan korban membutuhkan dukungan lintas pemerintahan.
Menurutnya, keterbatasan fiskal pemerintah daerah membuat penanganan bencana dengan skala besar seperti ini tidak cukup jika hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah.
“Saya menegaskan, peran pemerintah pusat mutlak diperlukan. Saya akan mengawal percepatan relokasi dan pembangunan kembali pemukiman warga melalui keterlibatan aktif kementerian terkait,” tegasnya.
Ia menyebutkan, salah satu dukungan yang perlu didorong adalah keterlibatan Kementerian Perumahan untuk pembangunan kembali rumah warga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain hunian, pemerintah juga dinilai perlu memberikan intervensi terhadap penyediaan infrastruktur dasar, terutama air bersih dan sanitasi, sehingga kawasan permukiman nantinya dapat kembali dihuni secara layak.

Tonny berharap koordinasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dapat segera diperkuat agar proses pemulihan korban kebakaran berjalan cepat dan menyeluruh.
“Mudah-mudahan kebersamaan dari pemerintah kota, provinsi, maupun pusat bisa memberikan percepatan penanganan korban kebakaran di Dok V ini, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dan layak,” pungkasnya.
Laporan: Andre Fonataba

















