Max Ohee: Bekerja dengan Hati dan Penuh Tanggung Jawab demi Papua

Spread the love

Dok ist/ Anggota Pansel DPR Papua perwakilan Adat, Max Abner Ohee, S.IP di gedung C, Kemendagri

Max Ohee: Kami Akan Kerja Profesional

Jakarta, Jurnal Mamberamo Foja – Pasca pelantikan anggota Panitia Seleksi (Pansel) DPR Papua di Gedung C, Kementerian Dalam Negeri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr. Ribka Jaluk, S.Sos., MM, pemerintah pusat memberikan sejumlah arahan penting untuk Pansel.

Salah satu anggota Pansel, Max Abner Ferdinan Ohee, S.IP, menekankan bahwa tugas besar ini mengharuskan semua anak Papua untuk bekerja dengan hati dan tanggung jawab guna memilih anggota DPR Papua yang berkualitas dan siap mengawal pembangunan.

“Ini tugas kita semua sebagai anak Papua untuk bekerja dengan hati, khususnya Pansel, agar dapat memilih anggota DPR Papua yang berkualitas dan mampu mendukung pembangunan di Papua selama lima tahun ke depan,” jelas Max Ohee, menyampaikan pesan yang diterima dari pemerintah pusat.

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) utusan Adat ini mengimbau, masyarakat asli Papua yang berminat mengikuti seleksi anggota DPRP melalui jalur pengangkatan agar mempersiapkan diri dengan baik. Menurutnya, proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan sesuai dengan arahan Wakil Menteri Dalam Negeri untuk memastikan hasil yang terbaik.

“Saya mengimbau kepada saudaraku masyarakat asli Papua yang ingin mengikuti seleksi agar mempersiapkan diri dengan baik, karena Pansel akan bekerja selektif,” kata Max, yang juga menjabat sebagai Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Papua.

Max Ohee menegaskan bahwa Pansel akan bekerja secara profesional. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa masyarakat Orang Asli Papua yang lolos seleksi memiliki kualitas SDM yang mumpuni dan memahami aturan yang berlaku, demi mengoptimalkan peran DPRP sebagai mitra pembangunan Papua.

“Kami akan bekerja profesional, agar anggota DPR Papua yang terpilih nanti benar-benar berkualitas dari sisi SDM dan memiliki pemahaman yang kuat tentang aturan yang ada,” tutup Max Ohee.

(RH)

Related Posts

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Waket Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI) Citra Dyah Prastusti saat memberikan materi dalam workshop sesi ke 4, didampingi Moderator dari wartawan Jubi, Jean Bisay,…

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Festival Media se Tanah Papua, dibuka Oleh Gubernur Papua Tengah yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tumiran, bersama ketua Aliansi Wartawan Papua (AWP)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Apresiasi untuk Festival Media Papua, Pers Diminta Jaga Etika dan Independensi

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Gedung Baru, Komitmen Baru: Kemenag Jayapura Teken Zona Integritas 2026

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Bertahan di Tengah Krisis Media, AMSI Tekankan Pentingnya Konten yang Tepat Sasaran

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

Festival Media Se-Tanah Papua Resmi Dimulai, Nabire Jadi Titik Konsolidasi Pers Papua

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

“Kelompok Kriminal Berdasi” dan Delapan Benih Separatisme di Indonesia

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani

Warga Curiga Tak Ada Aktivitas, Polisi Temukan Pria Meninggal di Ruko Jalan Kemiri Sentani