Kadistrik Sarmi Selatan Tolak Tandatangani Surat Pernyataan Terkait Pemotongan Dana Kampung

Spread the love

Foto: istimewa / Alfius Syamor, Kepala Distrik

Sarmi, Jurnal Mamberamo Foja Isu pemotongan dana kampung di Kabupaten Sarmi menjelang Pilkada semakin ramai diperbincangkan.

Para kepala kampung dan kepala distrik dikumpulkan untuk menandatangani surat pernyataan terkait, namun Kepala Distrik Sarmi Selatan, Alfius Syamor, menolak menandatangani dokumen tersebut.

Menurut Alfius, ia tidak mengetahui adanya pemotongan dana kampung, karena tugasnya hanya sebatas memberikan rekomendasi pencairan dana operasional kampung.

“Setahu saya, pencairan dana kampung tahap awal dilakukan sebelum Pilkada,” ujarnya di Sarmi baru-baru ini.

Ia menegaskan keputusannya untuk tidak menandatangani surat pernyataan itu karena mencurigai bahwa dokumen tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) terkait dugaan pemotongan dana kampung.

“Saya ditelepon oleh Kadis DPMK dan diminta mengumpulkan para kepala kampung untuk pertemuan sekaligus penandatanganan surat yang menyatakan bahwa tidak ada pemotongan dana kampung. Itu bahasa yang disampaikan oleh Kadis DPMK, Eduward Dimo,” ungkapnya.

Alfius menambahkan bahwa isu ini sudah menjadi perbincangan luas di masyarakat Sarmi.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dalam persoalan tersebut, terlebih ketika muncul kabar bahwa nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut disebut-sebut dalam kasus ini.

“Saya tahu resikonya sangat besar. Jika saya ikut menandatangani dan ada masalah hukum di kemudian hari, saya bisa terseret padahal saya tidak tahu-menahu soal ini. Makanya saya memilih untuk tidak terlibat,” tegasnya.

Ia pun meminta agar pihak yang terlibat bertanggung jawab sendiri atas persoalan ini tanpa melibatkan pihak lain yang tidak mengetahui duduk perkaranya.

Laporan: Irfan

Related Posts

Mahasiswa Papua Tengah Tewas Ditusuk di Bantul, Polisi Buru Pelaku Usai Perkelahian Berdarah

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Tampak Mahasiswa Papua, korban penusuk ketika dievakuasi petugas, Sabtu (17/1).  Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Peristiwa perkelahian berdarah kembali terjadi di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang…

MDF Kunjungi Panti Tuna Netra Biak, Janji Benahi Fasilitas dan Perkuat Pembinaan Disabilitas

Spread the love

Spread the loveFoto: istimewa | Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Matius D Fakhiri, SIK., MH., bersama Bupati Biak Markus O. Mansnembra, SH., MM., dan jajaran OPD disela kunjungan di panti…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Dilantik hingga 2033, Kepala Kampung Murumare Tegaskan Komitmen Kawal Dana Desa dan Percepat Infrastruktur

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Panggung Seni Robongholo Diresmikan, Pemkab Jayapura Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Sentani

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

Sambut Tahun Baru di Gunung Merah, Pemkab Jayapura Umumkan Pemenang Pondok Natal 2025

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

HPM-MR Desak ASN Mamberamo Raya Kembali Bertugas, Mahasiswa Siap Kawal Program Pemda

Bupati Jayapura Sentil ASN di Apel Pagi, Disiplin Jadi PR Besar 2026

Bupati Jayapura Sentil ASN di Apel Pagi, Disiplin Jadi PR Besar 2026

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua

Menteri HAM Natalius Pigai Tiba di Jayapura, Buka Agenda Penguatan Perlindungan HAM di Papua