Foto: istimewa | Tampak Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi (Musprov), Nixon Ayomi didampingi para anggota ketika mengadakan jumpa pers, Rabu (4/3).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua resmi membuka pendaftaran bakal calon Ketua Umum untuk periode 2026–2031. Momentum ini menandai dimulainya proses regenerasi kepemimpinan organisasi yang menjadi representasi utama dunia usaha di Tanah Papua.
Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Provinsi (Musprov), Nixon Ayomi, menegaskan bahwa seluruh tahapan pencalonan mengacu secara ketat pada Petunjuk Organisasi (PO) Kadin. Pendaftaran dibuka selama satu bulan penuh sebagai ruang bagi para pengusaha terbaik untuk mengambil bagian dalam kontestasi.
Baca juga: Rapimprov KADIN Papua 2025: Dunia Usaha Satukan Langkah Menuju Papua Cerah
“Sesuai PO, masa pendaftaran berlangsung satu bulan dan ditutup H-7 sebelum Musprov dilaksanakan,” ujar Nixon.
Adapun linimasa pelaksanaan telah ditetapkan sebagai berikut:
• Pembukaan Pendaftaran: 4 Maret 2026
• Penutupan Pendaftaran: 4 April 2026
• Pelaksanaan Musprov: 11 April 2026

Menurut Nixon, Musprov bukan sekadar agenda lima tahunan untuk memilih ketua umum baru. Forum ini juga menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus merumuskan arah strategis organisasi ke depan.
“Musprov akan membahas program kerja, melakukan evaluasi pengurus sebelumnya, serta menetapkan tata tertib dan agenda strategis organisasi. Fokus utama kami adalah memastikan proses rekrutmen berjalan transparan dan sesuai aturan,” tegasnya.
Musyawarah tingkat provinsi tersebut dipastikan dihadiri perwakilan pengurus dari delapan kabupaten dan satu kota di Papua. Selain itu, Anggota Luar Biasa (ALB) yang merupakan asosiasi-asosiasi pengusaha terdaftar dan memiliki KTA Kadin resmi juga akan ambil bagian dalam proses pemilihan.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, dinamika bursa calon Ketua Umum KADIN Papua diprediksi akan menghangat dalam beberapa pekan ke depan. Para pelaku usaha kini menanti figur yang dinilai mampu memperkuat posisi KADIN sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan dan peluang investasi yang terus berkembang.
Laporan: Roy

















