Aryoko Rumaropen: Saatnya Masyarakat Satukan Langkah Bangun Papua

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Wagub terpilih Aryoko Rumaropen didampingi istri Evi Numberi berpose bersama para legislator DPR Papua usai rapat paripurna, Senin (22/9).

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Momentum penting bagi perjalanan demokrasi di Papua kembali tercatat pada Senin (22/9). Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPR Papua) resmi menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda tunggal: pengumuman hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua terkait Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih periode 2025–2030.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, ST., MM, dan berlangsung dengan pengamanan ketat. Suasana sidang terasa khidmat, dihadiri jajaran KPU Papua, Bawaslu, Forkopimda, serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.

Dalam sidang, pimpinan DPR membacakan keputusan resmi KPU yang menetapkan pasangan Matius D. FakhiriAryoko Rumaropen (MDF-AR) sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Penetapan ini merupakan hasil dari proses panjang, termasuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus lalu.

Baca juga: Papua Sudah Memilih, Kini Tiba Saatnya Menghormati Hasil

Ketua DPR Papua menegaskan bahwa paripurna ini adalah bentuk nyata pelaksanaan amanat konstitusi sekaligus tahap penting menjelang pelantikan kepala daerah terpilih.

Sejumlah fraksi DPR Papua pun menyampaikan apresiasi terhadap proses demokrasi yang berlangsung damai, sambil menyerukan agar hasil penetapan ini dijadikan momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat Papua.

Wakil Gubernur terpilih, Aryoko Rumaropen, hadir langsung dalam sidang tersebut. Kehadirannya bersama sang istri mendapat sambutan hangat dari peserta sidang dan para undangan.

Usai paripurna, Aryoko menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari partai politik, relawan, hingga masyarakat yang ikut mengawal perjalanan panjang proses demokrasi ini.

“Kami bersyukur atas kemurahan Tuhan karena hari ini telah disahkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua masa bakti 2025–2030. Saya mengajak seluruh masyarakat Papua maupun non Papua untuk kembali bersatu, tanpa perbedaan, demi membangun Papua bersama,” tutur Aryoko dengan penuh semangat.

Baca juga: Umat Tuhan di Papua Diminta Jaga Persatuan Pasca Putusan MK

Aryoko menambahkan, langkah berikutnya adalah pemberkasan ke Kementerian Dalam Negeri sebelum nantinya dilakukan pelantikan resmi oleh Presiden di Ibu Kota Negara. Ia berharap semua pihak dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban hingga Papua memiliki gubernur dan wakil gubernur definitif.

“Persatuan adalah kunci. Tanpa itu, pembangunan akan terhambat. Mari kita jaga kedamaian ini dan bekerja bersama demi masa depan Papua yang lebih baik,” ujarnya menutup pernyataan.

Dengan penetapan ini, masyarakat Papua menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru bisa menghadirkan perubahan nyata, mempercepat pembangunan, dan merangkul semua golongan dalam bingkai kebersamaan.

Laporan: Sony Rum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *