Dari Jalan Rusak hingga Tanah Bermasalah, Bupati Yunus Wonda Minta Solusi Konkret

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, SH., MH., seusai Rakor di Aula Lt. II, Kantor Bupati Jayapura, Senin (1/9).

banner 325x300

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H., meminta seluruh kepala distrik serius menyelesaikan persoalan masyarakat di wilayahnya. Hal ini ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi di Aula Lantai II Kantor Bupati, Senin (1/9).

Menurut Bupati, pembangunan hanya akan berjalan efektif jika persoalan mendasar di distrik segera diatasi. Ia menekankan pentingnya pendataan ulang infrastruktur, layanan kesehatan, hingga pelaksanaan program Merdeka Belajar dan Gotong Royong (MBG).

Baca juga: Bupati Jayapura Tegaskan Peran Distrik sebagai Ujung Tombak Pelayanan

“Pembangunan tidak bisa asal jalan. Kita butuh data yang akurat agar kebijakan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya.

Salah satu kepala distrik, R. Alfa S. Tamaela, S.IP., menyambut baik instruksi tersebut. Ia menyebut persoalan tanah masih menjadi tantangan utama di lapangan.

“Kami mendukung penuh arahan Bupati agar penyelesaian masalah di distrik segera dilakukan, terutama terkait tanah. Program pembangunan juga harus diprioritaskan di tiga wilayah utama,” ujarnya.

Baca juga: Cegah Kebocoran, Bupati Instruksikan: Semua Pajak dan Retribusi Wajib Barcode

Dalam rapat, Bupati juga mencatat sejumlah keluhan masyarakat, mulai dari perumahan distrik, ruang pertemuan, hingga perbaikan jalan dan jembatan. Ia meminta kepala kampung fokus memperbaiki pelayanan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan rakyat.

Selain itu, Bupati menegaskan agar para kepala distrik dan kepala kampung tidak meninggalkan wilayah tugas.

“Pemimpin harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya formalitas. Mereka yang paling tahu kondisi riil kampung, jadi harus mendengar langsung aspirasi rakyat,” ujarnya.

Rapat evaluasi ini digelar menjelang akhir tahun sebagai bahan penyusunan program pembangunan untuk tahun 2026.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *