Pawai Takbiran: Tradisi, Keamanan, dan Makna Kebersamaan di Kabupaten Jayapura

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa / Nampak Kapolres Jayapura memegang bendera melepas start takbiran di Sentani

Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Suara takbir menggema di langit Kabupaten Jayapura saat ratusan warga mengikuti Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga simbol kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat yang beragam.

banner 325x300

Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., bersama jajaran Forkompimda Kabupaten Jayapura, menghadiri sekaligus melepas secara simbolis peserta Pawai Takbiran yang berlangsung di Halaman Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Minggu malam (30/03/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh agama dan masyarakat, seperti Ketua DMI Kabupaten Jayapura H. Sakaruddin, Ketua Takmir Masjid Agung Al Aqsha Sentani Ustadz H. Taufik Muhammad, serta Ketua ICMI Kabupaten Jayapura Ichdar Tolat. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya dukungan terhadap tradisi takbiran sebagai bagian dari syiar Islam.

Keamanan dalam Perayaan Takbiran

Momen takbiran yang diwarnai iring-iringan kendaraan dan lantunan takbir tentu membutuhkan pengamanan ekstra.

Polres Jayapura menempatkan personel di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kemacetan dan konvoi yang berisiko mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Jayapura menegaskan bahwa takbiran harus menjadi ajang kebersamaan yang tetap mengedepankan ketertiban.

“Saya mengimbau agar dalam pelaksanaan takbir keliling tetap tertib dan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Kapolda Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius Derek Fakhiri, juga mengingatkan peserta agar tetap berhati-hati selama pawai dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kapolres Jayapura sambutan
Kapolres Jayapura sambutan

Takbiran sebagai Tradisi dan Edukasi

Lebih dari sekadar ritual tahunan, Pawai Takbiran juga memiliki nilai edukatif. Anak-anak dan generasi muda diajak untuk memahami makna takbiran sebagai ungkapan syukur dan kebahagiaan menyambut Idulfitri. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga dalam suasana religius.

Dengan titik awal dari Halaman Masjid Agung Al Aqsha Sentani, rute pawai melewati sejumlah lokasi strategis seperti Kantor SAR Jayapura, Kota Sentani, dan Lanud Silas Papare, sebelum kembali ke Masjid Agung Al Aqsha Sentani.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan piala, sertifikat, dan uang pembinaan kepada peserta terbaik dalam lomba takbiran.

Mewujudkan Idulfitri yang Aman dan Bermakna

Selain pengamanan selama takbiran, Kapolres Jayapura juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah pada hari Idulfitri. Dengan koordinasi yang baik antara aparat dan masyarakat, perayaan Idulfitri di Kabupaten Jayapura dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh makna.

Laporan: Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *