Foto: Sony RM / Tampak Oktavianus Maniani Koordinator Turnamen saat memberikan keterangan pers
Jayapura, Jurnal Mamberamo Foja – Liga Gala Karya, kompetisi sepak bola antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN), resmi ditutup di Jayapura pada 17 Maret.
Koordinator turnamen, Oktovianus Maniani, mengungkapkan bahwa dari sekian banyak BUMN yang beroperasi di Papua, hanya PT PLN Wilayah Papua yang berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Dalam konferensi pers di kediamannya, Okto menjelaskan bahwa panitia telah mengundang berbagai BUMN, seperti Bank BRI, BNI, Bank Mandiri, Bank Indonesia, dan Pertamina. Namun, respons dari perusahaan-perusahaan tersebut dinilai minim.

“Kami sudah menyurati dan mengundang semua BUMN di Jayapura untuk ikut serta, tetapi kurang mendapat respons yang baik,” ujarnya.
Padahal, menurut mantan punggawa timnas senior itu bahwa, ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarperusahaan serta mendorong pola hidup sehat di lingkungan kerja.
Dengan hanya satu perwakilan dari Papua yakni PT. PLN, maka penutupan Liga Gala Karya tahun ini meninggalkan pertanyaan besar mengenai minimnya partisipasi BUMN di wilayah tersebut. Apakah kurangnya animo ini disebabkan oleh keterbatasan sumber daya, kurangnya sosialisasi, atau faktor lainnya?
Ke depan, diharapkan ada perbaikan dalam komunikasi dan koordinasi agar lebih banyak BUMN dapat turut serta dalam ajang yang berpotensi meningkatkan kebersamaan dan kesehatan karyawan ini.
Laporan: Sony RM












