Yan Mandenas Dorong Papua Utara Masuk Tahap Surpres, Target Terwujud 2027

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: Irfan | Anggota Komisi XIII DPR RI, Dr. Yan P. Mandenas, S.Sos., M.Si., ketika memberikan keterangan pers, Kamis (3/9).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, terus mendorong percepatan pembentukan Provinsi Papua Utara. Ia memastikan seluruh proses pembahasan akan dikawal hingga memasuki tahap Surat Presiden (Surpres).

banner 325x300

Yan Mandenas optimistis provinsi baru tersebut dapat direalisasikan pada 2027. Namun, menurutnya, dukungan pimpinan DPR RI dan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto menjadi faktor penting untuk mempercepat proses tersebut.

“Mudah-mudahan di 2027 nanti sudah bisa terealisasi. Kami memang butuh dukungan dari pimpinan DPR dan juga arahan langsung dari Presiden untuk pembentukan Provinsi Papua Utara,” kata Yan Mandenas kepada wartawan di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (3/9/2026) sore.

Politikus yang akrab disapa YPM itu mengungkapkan, komunikasi dan lobi terkait pembentukan Provinsi Papua Utara telah dilakukan di tingkat pusat.

“Tahapan lobi ke situ sudah saya lakukan. Tetapi memang butuh waktu untuk berbicara dan komunikasi secara intensif dengan pimpinan DPR dan Pak Presiden, sehingga kita bisa mendapat persetujuan,” ujarnya.

Ia mengatakan, komunikasi terus dibangun dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk staf khusus Presiden.

Menurutnya, seluruh proses tersebut dilakukan untuk memastikan perjuangan pembentukan Provinsi Papua Utara mendapatkan dukungan hingga tahap akhir.

“Pada akhirnya saya akan melaporkan kepada Pak Prabowo, tetapi juga melaporkan kepada pimpinan DPR terkait target akhir kita untuk mendorong golnya pembentukan Provinsi Papua Utara,” katanya.

Baca juga: Pemekaran Papua Utara Kembali Digulirkan, Yan Mandenas Bidik Prolegnas

YPM juga menyebut Tim Pembentukan Provinsi Papua Utara terus melakukan konsolidasi. Tim tersebut diketuai oleh Bupati Biak Numfor, sementara sekretarisnya adalah Bupati Kepulauan Yapen.

Ia menegaskan, dukungan masyarakat terhadap pembentukan provinsi tersebut sangat kuat dan tidak perlu diragukan lagi.

“Kita terus melakukan komunikasi dan konsolidasi. Dukungan masyarakat sudah tidak perlu diragukan lagi, karena mayoritas masyarakat Papua Utara di seluruh Indonesia sangat mendukung penuh. Harus terbentuk Provinsi Papua Utara,” tegasnya.

Menurut Yan, pembentukan Papua Utara menjadi momentum penting karena dinilai sebagai peluang terakhir untuk penambahan provinsi di Tanah Papua.

“Karena itu slot terakhir untuk membentuk sebuah provinsi. Tinggal bagaimana kita maksimalkan terkait dengan penerimaan daerah ke depan, sehingga alokasi anggaran APBD yang bersumber dari APBN ketika terealisasi mampu untuk membiayai tujuh provinsi yang ada di Tanah Papua,” pungkasnya.

Laporan: M. Irfan

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *