Foto: istimewa | Tampak Darita Hildan, Sekretaris Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Kalimantan Tengah membagikan Masker di jalan Beliung ujung, Sabtu (29/8).
Palangka Raya, jurnalmamberamofoja.com – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap mendorong Pewarna Indonesia Pengurus Daerah Kalimantan Tengah menggelar aksi sosial bertajuk “Wartawan Peduli”.
Aksi tersebut digelar di kawasan Jalan Beliang Ujung, Kota Palangka Raya, Sabtu (29/8) pukul 15.00 – 16.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dengan membagikan masker tipe 4D kepada pengendara dan masyarakat yang melintas.
Mengusung pesan “Menjaga Kesetiakawanan Sosial Melalui Kepedulian”, kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi berbagi, tetapi juga momentum mengedukasi masyarakat tentang bahaya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Ketua Pewarna Indonesia Pengurus Daerah Kalimantan Tengah, Frida Magdalena, bersama Sekretaris Daerah Darity Hildan turun langsung membagikan masker kepada masyarakat.
Frida mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap kondisi masyarakat yang tengah menghadapi dampak kabut asap akibat kebakaran lahan.
“Kami Pewarna Indonesia Kalteng membagikan masker untuk mengingatkan masyarakat bahaya kabut asap akibat kebakaran lahan,” tegas Frida.
Menurutnya, penggunaan masker merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap, terutama bagi mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan.
MUKI dan Aliansi Dayak Bersatu Ikut Bergerak
Aksi “Wartawan Peduli” turut mendapat dukungan dari Kris Naptali selaku pemegang mandat Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kalimantan Tengah dan Megawati, Ketua Umum Aliansi Dayak Bersatu (ADB).
Kris Naptali menegaskan, menjaga lingkungan dan melindungi kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, kondisi Kota Palangka Raya yang diselimuti kabut asap harus menjadi perhatian bersama karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada pernapasan.
“Ini kepedulian kita terhadap kondisi kota di mana kita tinggal yang saat ini diselimuti kabut asap. Masyarakat harus waspada karena kabut asap bisa mengganggu kesehatan pernapasan,” jelas Kris.
Ia juga mengapresiasi langkah Pewarna Indonesia Kalteng yang memilih turun langsung ke jalan, membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Pewarna Indonesia Kalteng menegaskan, aksi “Wartawan Peduli” bukan sekadar kegiatan pembagian masker. Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.
Target Tim Pewarna Kalteng hari ini di pinggir jalan Beliung ujung, besok Minggu (30/8) dilakukan di Gereja GAB Palangkaraya dan Gereja GAB Kapuas Tengah. Total sekitar 500an Masker di bagikan.
“Waspada Kabut Asap.”
Sebagai bentuk keberlanjutan gerakan sosial tersebut, Pewarna Indonesia Kalteng juga membuka Open Donasi bagi masyarakat maupun pihak lain yang ingin turut membantu warga terdampak kabut asap.
Informasi dan donasi:
📱 0811-4844-678
Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat terdampak kabut asap di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya.
Pewarna Indonesia Kalteng – Wartawan Peduli, Menjaga Kesetiakawanan Sosial Melalui Kepedulian.
Laporan: Redaksi


















