Foto: istimewa | Tampak Ketua KNPI Kabupaten Jayapura, Nimbrot Demena.
Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam membuka akses transportasi darat menuju wilayah Distrik Ravenirara mendapat apresiasi dari kalangan pemuda. Langkah tersebut dinilai menjadi jawaban atas persoalan keterisolasian yang selama ini dihadapi masyarakat di wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Jayapura.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura Nimbrot Demena, yang juga merupakan salah satu intelektual Tanah Merah menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Jayapura yang terus berupaya menangani berbagai persoalan infrastruktur, khususnya akses transportasi di wilayah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurutnya, pembukaan akses jalan darat merupakan langkah strategis karena selama ini masyarakat di sejumlah kampung di Distrik Ravenirara masih sangat bergantung pada transportasi laut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami sebagai pemuda siap mengawal kerja-kerja Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam menjawab berbagai persoalan kompleks, terutama menyangkut akses dan pembangunan di wilayah 3T,” ujarnya.

Baca juga: Aklamasi Tanpa Perlawanan, Nimbrot Demena Resmi Pimpin KNPI Jayapura
Nimbrot mengatakan, persoalan akses jalan telah menjadi pergumulan masyarakat Ravenirara selama bertahun-tahun. Karena itu, kehadiran pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, SH., MH., dinilai memberikan harapan
baru bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Jayapura karena telah menjawab persoalan yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat,” katanya.
Pembukaan akses jalan darat di Distrik Ravenirara diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap jalur laut sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.
Sejumlah kampung seperti Yongsu Desoyo, Ormu Wari, dan Necheibe selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi. Kondisi geografis yang sulit membuat mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok lebih banyak mengandalkan jalur laut.
Pemerintah Kabupaten Jayapura sendiri telah memprogramkan pembukaan akses jalan darat secara bertahap. Selain meningkatkan konektivitas antarkampung, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperlancar akses masyarakat terhadap berbagai pelayanan dasar.
Kalangan pemuda berharap program tersebut dapat terus dikawal dan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga seluruh wilayah yang selama ini terisolasi dapat terhubung dengan pusat-pusat pelayanan dan perekonomian.
Laporan: M. Irfan


















