Pertamina Buka Suara Soal Antrean BBM di Jayapura, Ini Penjelasan GM kepada Yanni dan Gerindra

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Yanni,SH.,M.Sos., dengan Awan Raharjo GM Pertamina Patra Niaga Regional Maluku-Papua di sela pertemuan bersama dengan Fraksi Gerindra DPR-Papua, Sabtu (4/7). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Jayapura yang belakangan menjadi keluhan masyarakat akhirnya mendapat penjelasan langsung dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku. General Manager Pertamina Regional Papua-Maluku, Awan Raharjo, menegaskan bahwa antrean tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan stok maupun kuota BBM.

banner 325x300

Penjelasan itu disampaikan Awan saat menerima audiensi anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Yanni, bersama perwakilan Majelis Rakyat Papua (MRP), Fraksi Partai Gerindra DPR Papua, serta anggota DPR dari Kota dan Kabupaten Jayapura di Jayapura, Sabtu (4/7/2026).

Pertemuan tersebut digelar untuk memperoleh penjelasan langsung dari Pertamina mengenai penyebab antrean panjang kendaraan, khususnya pada pengisian BBM jenis solar yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah SPBU.

Awan menyampaikan apresiasi atas kunjungan para legislator dan tokoh Papua tersebut. Menurutnya, audiensi menjadi ruang dialog yang penting dalam mencari solusi bersama terhadap persoalan distribusi BBM yang dikeluhkan masyarakat.

“Hari ini kami mendapat kehormatan menerima kunjungan audiensi dari Ibu Yanni bersama anggota DPR dari Partai Gerindra dan para pemangku kepentingan lainnya. Kami mengapresiasi seluruh masukan yang diberikan,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa dari sisi pasokan, Pertamina tidak mengalami kendala. Berdasarkan data digitalisasi SPBU, stok maupun kuota BBM di wilayah Jayapura masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kuota stok BBM sangat mencukupi. Berdasarkan data digitalisasi SPBU, tidak ada kekurangan stok di lapangan,” tegas Awan.

Tampak pertemuan Fraksi Gerindra DPR-Papua bersama GM Pertamina Patra Niaga Regional Maluku-Papua
Tampak pertemuan Fraksi Gerindra DPR-Papua bersama GM Pertamina Patra Niaga Regional Maluku-Papua

Baca juga: Dialog Bersama MRP, Yanni Minta Revisi PP Otsus dan Perdasus Perempuan Terus Dikawal

Menurutnya, antrean yang terjadi lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat setelah adanya penyesuaian harga BBM. Lonjakan jumlah kendaraan yang mengisi BBM di waktu yang hampir bersamaan menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU.

Selain memastikan pasokan tetap tersedia, Pertamina juga terus memperkuat pengawasan distribusi bersama pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI. Pengawasan dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.

“Dalam sidak bersama pemerintah daerah, Polri, dan TNI, kami menemukan sejumlah kendaraan yang tidak sesuai aturan dan langsung ditindak oleh aparat yang berwenang,” jelasnya.

Awan menegaskan, langkah pengawasan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga agar penyaluran BBM tepat sasaran serta mencegah adanya penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Di akhir pertemuan, Pertamina berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus memberikan dukungan sehingga upaya perbaikan distribusi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, termasuk mengurangi antrean panjang di SPBU.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Yanni, MRP, dan seluruh pihak yang hadir. Semua masukan akan kami tindak lanjuti sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Awan.

Laporan: Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *