Foto: istimewa | Tampak Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda, MH., bersama ketua TP PKK Kabupaten Jayapura Ny. Dewi Sartika S. Wonda, S. Par., bersama rombongan ketika menyusuri sungai menuju kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, Jumat (9/1).

Sentani, jurnalmamberamofoja.com – Kunjungan kerja Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, MH., ke Kampung Omon, wilayah Suku Elseng, Distrik Gresi Selatan, menjadi momen yang membekas bagi masyarakat setempat.
Perjalanan belasan kilometer yang ditempuh dengan berjalan kaki, menyusuri hutan, dan menyeberangi sungai bersama rombongan dinilai sebagai bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kampung-kampung yang selama ini minim sentuhan pembangunan.
Bagi masyarakat Omon, kehadiran langsung Bupati Jayapura bukan sekadar kunjungan formal, melainkan suntikan semangat dan motivasi bagi Orang Asli Papua (OAP) untuk bangkit dan percaya diri mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Baca juga:Bupati Jayapura Geram: Banyak Perumahan Tanpa Drainase, Warga Jadi Korban Banjir
Di hadapan warga kampung yang masih terbatas fasilitas umum, Yunus Wonda menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan kualitas sumber daya manusia OAP, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.
Ia menilai, pembangunan yang berkeadilan hanya dapat terwujud jika masyarakat adat ditempatkan sebagai pelaku utama, bukan sekadar penerima kebijakan.
“Orang Asli Papua harus berdiri di kaki sendiri, mandiri, dan menjadi tuan di negerinya,” ujar Yunus Wonda.
Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika S. Wonda, Bupati juga mengajak masyarakat membangun semangat kerja keras, rasa percaya diri, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga.
Masyarakat Kampung Omon berharap, kunjungan tersebut menjadi awal dari perhatian berkelanjutan yang diwujudkan melalui program nyata demi peningkatan kesejahteraan OAP, terutama generasi muda di wilayah terpencil.
Laporan: Sony Rumainum

















