Refleksi Kepemimpinan FX Mote – Yoel Boari Tahun Pertama

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Bupati Waropen Drs. FX Mote, M.Si dan Wabup Yoel Boari

banner 325x300

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati Kabupaten Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si., bersama Wakil Bupati Yoel Boari, Pemerintah Kabupaten Waropen mencatat sejumlah capaian yang dinilai strategis dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

FX Mote dan Yoel Boari resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari 2025.

Sejak pelantikan tersebut, pemerintahan Waropen berjalan stabil pasca Pilkada, tanpa konflik berkepanjangan maupun pembalasan politik. Layanan publik tetap berjalan normal hingga ke tingkat kampung.

Baca juga: Pemuda Masirei Sambut Positif Terobosan Bupati Waropen Bangun Infrastruktur

Dalam satu tahun pertama kepemimpinannya, FX MoteYoel Boari mengedepankan pendekatan pemerintahan yang menekankan persatuan dan keterlibatan lintas elemen masyarakat.

Pemerintah tidak berjalan sendiri, tetapi melibatkan masyarakat adat, tokoh intelektual, pemuda, mahasiswa, serta unsur agama di Kabupaten Waropen.

FX Mote dinilai mampu menjaga posisi kepemimpinan yang netral, menghormati nilai-nilai adat, serta menerapkan manajemen pemerintahan yang matang dengan ritme kerja cepat dan terukur. Pendekatan ini memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Capaian signifikan terlihat pada sektor fiskal. Kabupaten Waropen berhasil masuk 10 besar nasional fiskal daerah versi Kementerian Dalam Negeri RI.

Prestasi tersebut dicapai melalui pengelolaan keuangan daerah yang dinilai bersih, berwibawa, serta berkomitmen pada prinsip efektif, transparan, dan akuntabel.

Pada semester I–II tahun 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Waropen mencapai Rp8,92 miliar atau 212,38 persen dari target APBD 2025 sebesar sekitar Rp4,20 miliar. Capaian ini menunjukkan kinerja pendapatan daerah yang melampaui target resmi.

Sementara itu, serapan APBD hingga akhir tahun anggaran 2025 mencapai sekitar 86 persen, termasuk salah satu yang tertinggi di Provinsi Papua. Tingginya serapan anggaran berdampak langsung pada perputaran ekonomi daerah dan keberlanjutan program publik.

Pada 23 Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Waropen menyalurkan Dana Desa tahap I kepada 49 kampung dengan nilai sekitar Rp18,4 miliar.

Penyaluran dilakukan lebih awal dan terbuka, sehingga program kampung seperti pembangunan infrastruktur skala kecil, honor kader, dan kegiatan sosial dapat segera berjalan.

Dalam aspek tata kelola, pemerintahan FX MoteYoel Boari menonjolkan prinsip akuntabilitas dan transparansi, serta membuka ruang pengawasan publik dari tingkat kampung hingga kabupaten sebagai upaya pencegahan korupsi sejak dini.

Pendekatan kepemimpinan “turun dan dengar” juga menjadi ciri utama. Aspirasi tokoh adat, gereja, pemuda, mahasiswa, dan masyarakat umum diserap langsung dalam proses pengambilan kebijakan, sehingga keputusan pemerintah dinilai lebih sesuai dengan kondisi lapangan.

Pemerintah daerah turut memperkuat peran adat dan agama sebagai mitra strategis. Pemerintahan dijalankan bersama tiga pilar pemerintah, adat, dan agama untuk menjaga stabilitas sosial dan penerimaan kebijakan di tengah masyarakat Waropen.

Di bidang kepemudaan dan olahraga, pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Waropen 2025 menjadi fondasi awal pembinaan atlet dan pengembangan olahraga daerah secara berkelanjutan.

Menjelang satu tahun kepemimpinan MoteBoari, capaian pemerintahan Waropen tidak hanya tercermin dari angka fiskal dan serapan anggaran, tetapi juga dari dampak nyata di masyarakat.

Stabilitas sosial terjaga, aktivitas kampung bergerak lebih cepat, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah terus menguat.

Laporan: Roy Hamadi | rilis

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *