Dok ist/ Alm Dicky J. Mamoribo
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Dunia musik Papua kembali kehilangan sosok besar. Dicky J Mamoribo, musisi legendaris dan pencipta lagu ikonik “Jayapura,” berpulang ke pangkuan Tuhan pada Sabtu (30/11/24) di Jayapura. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Papua, terutama para pecinta musik Tanah Cenderawasih.
Dicky Mamoribo dikenal sebagai salah satu pentolan grup musik legendaris Air Mood, yang berjaya di era 1980-an. Grup ini menjadi simbol kebanggaan Papua, dihuni oleh para musisi hebat seperti Johanes The, Williamz Tito Rumbewas, Akon Bonay, Luther ‘Bhi-Chiq’ Muabuay, dan Ian Gebze. Bersama mereka, Dicky turut mengangkat nama Papua di kancah musik nasional.

Salah satu karya terkenalnya, Masuk Hitam Keluar Putih, yang terdapat dalam album grup Air Mood Abresso, menjadi saksi kecemerlangan bakatnya. Lagu tersebut pernah mengisi layar kaca dalam tayangan di TVRI, memberikan warna tersendiri bagi industri musik Indonesia.
Kepergian Dicky meninggalkan ruang kosong yang sulit tergantikan di hati masyarakat Papua. Sosoknya bukan hanya musisi berbakat, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda yang ingin meniti jalan di dunia seni.
“Selamat jalan, Om Dicky. Terima kasih atas dedikasi dan karya-karya yang akan selalu dikenang. Semoga damai di sisi-Nya,” ungkap salah seorang kerabat dekat almarhum.
Dicky J Mamoribo kini telah kembali ke rumah Bapa di Surga. Namun, namanya akan terus hidup dalam setiap nada dan melodi yang pernah ia ciptakan. Selamat jalan, legenda.
(SONNYRM)







