Foto: Irfan | Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., saat menyampaikan sambutan dan mengenang masa sekolahnya di SDN Inpres Sereh, Selasa (10/6).
Sentani, Jurnal Mamberamo Foja – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai acara perpisahan siswa kelas VI SD Negeri Inpres Sereh, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Selasa (10/6/2025). Acara ini menjadi momen spesial dengan kehadiran Wakil Bupati Jayapura, Haris Richard S. Yocku, S.H., yang juga merupakan alumni sekolah tersebut.
Perpisahan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Tiarly Samosir, para guru, orang tua siswa, Ketua Komite Sekolah, dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikeleuw. Puluhan siswa kelas VI dilepas secara resmi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Wakil Bupati yang datang sebagai tamu sekaligus sosok inspiratif bagi para siswa.
“Kami tidak menyangka bisa dihadiri oleh pejabat setingkat wakil bupati. Ini adalah anugerah besar bagi sekolah kami dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk bermimpi besar,” ungkap Tiarly.
Wabup Haris Yocku, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas undangan tersebut. Ia mengenang masa-masa sekolahnya di SD Inpres Sereh, tempat ia dan Bupati Jayapura menempuh pendidikan dasar.
“Di sinilah kami dibentuk. Sekolah ini adalah fondasi yang menuntun saya menjadi seperti sekarang. Terima kasih untuk para guru yang telah mendidik dengan sepenuh hati,” ujar Haris.
Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak minder dengan latar belakang kampung, melainkan terus belajar, berprestasi, dan percaya diri menatap masa depan.
“Jangan malu karena sekolah di kampung. Malulah kalau kalian tidak punya semangat belajar. Kalian juga bisa menjadi pemimpin, asal terus berjuang dan berbuat baik,” kata pria yang juga Ketua DPW PAN Provinsi Papua itu.
Menutup sambutan, Wabup Haris mengajak seluruh guru untuk membangun pendidikan yang humanis tanpa kekerasan.
“Ajak anak-anak belajar dengan kasih sayang. Bukan dengan kekerasan, tapi dengan pelukan dan perhatian. Dari sanalah karakter pemimpin masa depan dibentuk,” tandasnya.
Acara ditutup dengan nyanyian bersama para siswa dan Wabup Haris Yocku, menciptakan suasana hangat dan penuh kenangan.
Laporan: Irfan

















