Dari Saifi hingga Kokoda Utara, Lintas Kelompok Temui Bupati Sorong Selatan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak suasana usai pertemuan Bupati Sorsel Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.Ap., didampingi Wabup Yohan Bodori,S.Sos.,M.Tr.Ap., bersama lapisan kelompok masyarakat, Senin (31/8) 

Sorong Selatan, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Hal itu terlihat dalam rangkaian pertemuan lintas kelompok dan lembaga yang berlangsung, Senin (31/8/2026).

banner 325x300

Sejumlah kelompok masyarakat dan lembaga sosial secara bergantian bertemu langsung dengan Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, S.Sos., M.Tr.Ap., didampingi Wakil Bupati Yohan Bodori, S.Sos., M.Tr.Ap., serta jajaran instansi terkait.

Pertemuan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya keluarga Kondororik, P3K Angkatan Pertama, Konservasi Indonesia, masyarakat Saifi, masyarakat Kokoda Utara, manajemen rumah sakit, keluarga Flasy, serta Tim Hamba Tuhan.

Rangkaian pertemuan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat dan lembaga untuk menyampaikan informasi, aspirasi maupun berbagai kebutuhan secara langsung kepada pemerintah daerah.

Komunikasi lintas kelompok dinilai penting untuk memastikan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dipahami secara bersama dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Di tengah keberagaman masyarakat Sorong Selatan, keterlibatan berbagai kelompok tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

Perbedaan latar belakang, profesi, kelompok maupun kepentingan diharapkan tidak menjadi penghalang dalam membangun kerja sama. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk mendukung pembangunan daerah.

Baca juga: Wabup Sorong Selatan Lantik Empat Pejabat, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

Kehadiran masyarakat Saifi, masyarakat Kokoda Utara, lembaga konservasi, kelompok sosial, manajemen rumah sakit hingga unsur keagamaan menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah daerah juga menyadari bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Karena itu, komunikasi, koordinasi dan keterbukaan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyerap aspirasi serta merespons kebutuhan warga.

Melalui pertemuan tersebut, hubungan antara pemerintah dan masyarakat diharapkan semakin dekat. Setiap elemen juga didorong untuk terus menjaga komunikasi, saling menghargai dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.

Semangat kebersamaan yang terbangun dalam rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dipelihara sebagai modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis dan saling mendukung.

Komunikasi yang terbuka juga diharapkan mampu membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara pemerintah, masyarakat, lembaga sosial, dunia pelayanan dan berbagai elemen lainnya.
Dengan saling mendengar, menghargai dan memahami kondisi masing-masing, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat dihadapi secara bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan harapan agar Tuhan senantiasa memberikan hikmat, kekuatan dan berkat bagi pemerintah, masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Sorong Selatan.

Laporan: Sony Rumainum

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *