Foto: Andre | Nampak Tonny Tesar, S.Sos., Anggota DPR-RI Fraksi Nasdem di sela penyerapan aspirasi pada Asrama Putri Kabupaten Waropen di Perumnas II Waena, Distrik Heram, Jumat (31/7).
Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Utara kembali mengemuka dalam kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat yang digelar di Asrama Putri Waropen, Perumnas II, Kota Jayapura, Jumat (31/7/2026).
Dalam dialog tersebut, Anggota DPR RI Tonny Tesar, S.Sos., dan Robert Rouw bersama Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw, SE., serta anggota DPR Papua Fraksi NasDem menerima berbagai masukan dari mahasiswa asal Kepulauan Yapen dan Waropen.
Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah desakan agar pemerintah segera merealisasikan pembentukan Provinsi Papua Utara melalui mekanisme yang demokratis dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Juru bicara mahasiswa, Godlif Woisiri, mengatakan pembentukan provinsi baru dinilai mxenjadi salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan, pemerataan anggaran, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah Saireri.
“Kami berharap Bapak Tonny Tesar dan Bapak Robert Rouw sebagai wakil rakyat di DPR RI dapat membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Yapen dan Waropen di tingkat nasional. Kami percaya pembentukan Provinsi Papua Utara akan membuka peluang bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Roberth Rouw Dengarkan Keluhan Mahasiswa Papua Pegunungan, Beasiswa dan Internet Jadi Prioritas

Menanggapi hal tersebut, Tonny Tesar menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi daerah. Menurutnya, seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.
“Saya mendengar dengan baik aspirasi yang disampaikan adik-adik mahasiswa. Aspirasi ini akan kami catat dan perjuangkan sesuai koridor hukum serta mekanisme yang berlaku. Tugas kami adalah menyampaikan dan mengawal suara masyarakat,” kata Tonny.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kondusivitas serta memperjuangkan aspirasi melalui jalur yang konstitusional.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Papua, Jhony Banua Rouw, menegaskan bahwa setiap proses pembangunan maupun kebijakan pemekaran harus berlandaskan prinsip keadilan dan pemerataan.
“Keadilan harus menjadi dasar utama. Jangan sampai pemekaran hanya menjadi keputusan administratif, sementara masih ada masyarakat yang belum merasakan manfaat pembangunan. Seluruh wilayah dan masyarakat harus memperoleh hak yang sama dan aspirasinya didengar,” tegas Jhony.
Kegiatan penyerapan aspirasi tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai harapan terkait pembangunan daerah, termasuk dorongan agar aspirasi pembentukan Provinsi Papua Utara dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dan DPR RI.
Laporan: Andre Fonataba

















