Tembok Kokoh Les Bleus! Prancis Lolos dengan Clean Sheet, Maroko Jadi Ujian Berikutnya

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Foto: istimewa | Tampak Bek Timnas Prancis, William Saliba, berusaha menahan gempuran Timnas Paraguay dalam lanjutan babak 16 besar, Minggu dini hari, Les Bleus menang lewat titik putih (1-0). 

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Ketajaman lini depan Prancis memang kerap menjadi sorotan sepanjang Piala Dunia FIFA 2026. Namun, di balik produktivitas para penyerangnya, kekuatan sesungguhnya Les Bleus justru terlihat dari kokohnya lini pertahanan yang terus menjadi fondasi keberhasilan mereka melangkah di turnamen ini.

banner 325x300

Kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di Philadelphia, Sabtu (4/7/2026), kembali membuktikan kualitas lini belakang Prancis. Tim asuhan Didier Deschamps berhasil mencatatkan clean sheet ketiga dari lima pertandingan, sekaligus menjaga asa mereka untuk terus melaju menuju gelar juara dunia.

Sepanjang pertandingan, Paraguay nyaris tak mampu menciptakan ancaman berarti. Kuartet bek William Saliba, Dayot Upamecano, Jules Kounde, dan Lucas Digne tampil disiplin dalam meredam permainan keras dan agresif lawan.

“Ini pertandingan yang mudah, tetapi kemenangan seperti inilah yang penting di Piala Dunia. Kami kembali mencatatkan clean sheet dan berharap bisa mempertahankan konsistensi ini,” ujar Saliba kepada FIFA.

Gelandang muda Ryan Cherki yang masuk pada menit ke-84 menilai laga melawan Paraguay menjadi bukti bahwa Prancis bukan hanya piawai memainkan sepak bola atraktif, tetapi juga mampu menghadapi duel-duel fisik dengan karakter yang kuat.

“Pertandingan seperti ini penting untuk menunjukkan bahwa Prancis bisa bermain indah, tetapi kami juga siap bertarung ketika pertandingan berjalan keras,” kata Cherki.

Baca juga: Tanjung Verde Paksa Argentina Bermain hingga Extra Time

Meski tidak tampil seproduktif biasanya dalam mencetak gol, Les Bleus justru memperoleh suntikan kepercayaan diri dari solidnya organisasi pertahanan. Sebelumnya, Prancis juga mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Swedia dan Irak tanpa kebobolan.

Bahkan saat menghadapi Irak, penjaga gawang Mike Maignan nyaris tidak mendapat pekerjaan sepanjang pertandingan. Situasi serupa kembali terjadi ketika menghadapi Paraguay. Kiper AC Milan itu lebih sering menguasai bola dengan kaki karena lini belakang Prancis sukses memutus setiap upaya serangan lawan.

Saliba mengungkapkan pelatih telah mengingatkan seluruh pemain agar tidak terpancing permainan keras Paraguay.

“Beberapa jam sebelum pertandingan, pelatih menunjukkan video tentang gaya bermain mereka. Kami diingatkan agar tetap fokus karena mereka akan bermain agresif dan mencoba memancing emosi kami. Syukurlah kami mampu menjaga konsentrasi hingga akhir,” ungkapnya.

Hingga babak perempat final, Prancis baru kebobolan dua gol, sebuah catatan yang menunjukkan keseimbangan antara lini serang yang tajam dan pertahanan yang solid.

Kini, ujian sesungguhnya menanti Les Bleus. Mereka akan menghadapi Maroko pada laga perempat final yang berlangsung di Boston, Kamis mendatang. Pertandingan tersebut akan menjadi penentu apakah tembok kokoh Prancis kembali mampu membawa mereka selangkah lebih dekat menuju semifinal Piala Dunia FIFA 2026.

Laporan: Redaksi

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *