Foto: istimewa | Stadion Utama Lukas Enembe, kampung Harapan, Sentani Timur.

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com — Pemerintah Provinsi Papua didesak melakukan pembenahan menyeluruh terhadap Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua menyusul merosotnya prestasi olahraga daerah tersebut di tingkat nasional.
Sorotan tajam muncul setelah kontingen Papua gagal menunjukkan hasil memuaskan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, meski telah menghabiskan anggaran yang tidak sedikit.
Baca juga: “Wisma Atlet Sepi, KONI Papua Perlu Direformasi Total”
Banyak pihak menilai, hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan besarnya biaya pembinaan dan pengiriman atlet.

Sejumlah pemerhati olahraga menilai, lemahnya pengawasan, manajemen internal yang kurang efektif, serta minimnya pola pembinaan berkelanjutan di tubuh Disorda menjadi penyebab utama turunnya prestasi atlet Papua.
Seorang pengamat olahraga yang juga anggota KONI Papua, enggan disebut namanya, menyatakan keprihatinannya atas kondisi ini.
“Kami berharap Gubernur Papua turun langsung melakukan evaluasi internal di Disorda agar pembinaan olahraga bisa kembali berjalan baik dan membawa nama Papua berprestasi lagi,” ujarnya menutup.
Laporan: Sony Rumainum







