Foto: istimewa | Tampak Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu,

Jakarta, jurnalmamberamofoja.com – Presiden Prabowo Subianto memberi peringatan keras kepada jajaran pembantunya agar tidak lagi menyampaikan laporan yang dimanipulasi atau sekadar menyenangkan pimpinan.
Peringatan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran satu tahun Danantara Indonesia, Rabu (11/3). Di hadapan para pejabat dan pengelola lembaga tersebut, ia menegaskan tidak ingin menerima laporan yang dibuat-buat atau direkayasa.
“Jangan main-main lagi dengan saya. Laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras ini,” tegas Prabowo.


Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa selama satu tahun terakhir dirinya menerima sejumlah laporan positif mengenai kinerja Danantara. Salah satu yang disampaikan adalah peningkatan return on asset yang disebut mencapai lebih dari 300 persen.
Baca juga: Arahan Presiden Prabowo Tegaskan Peran Komite Otsus, Yanni Dorong Sinergi Kepala Daerah Papua
Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa angka-angka tersebut harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Ia tidak ingin kinerja lembaga negara dibangun di atas data yang tidak akurat.

Menurutnya, tata kelola yang baik hanya dapat tercapai jika didukung manajemen yang kuat serta sistem pengawasan yang berada dalam satu kendali.
Prabowo juga menekankan pentingnya integritas dalam penyampaian laporan kepada pimpinan negara, karena keputusan strategis pemerintah sangat bergantung pada data yang valid dan transparan.
Laporan: Roy








