Foto: Irfan | Tampak Walikota Jayapura Abisai Rollo, SH., MH., ketika diwawancarai awak media, usai menggelar RUPS bersama PT. AMJ, di Hotel Horison Ultima, Entrop, Kamis (12/3).

Jayapura, jurnalmamberamofoja.com – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengimbau masyarakat untuk membayar tagihan air secara tertib guna menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih oleh PT Air Minum Jayapura (AMJ) Robongholo Nanwani.
Imbauan tersebut disampaikan Abisai Rollo usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) antara Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama manajemen PT AMJ Robongholo Nanwani, Kamis (12/3/2026), di Hotel Horison Ultima, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Dalam rapat tersebut, pemerintah menerima laporan kinerja perusahaan selama satu tahun terakhir yang disampaikan oleh direksi.
Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Kabupaten Jayapura juga memberikan dukungan terhadap laporan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat.
Baca juga: Ini Harapan Walikota Jayapura Saat Hadiri Halal Bihalal PT AMJ Robongholo Nanwani

Abisai Rollo menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga pelayanan air harus tetap berjalan secara optimal.
“Air ini kebutuhan utama masyarakat, baik di Kota maupun Kabupaten Jayapura. Karena itu pelayanan air bersih harus terus dijaga,” ujar Wali Kota yang akrab disapa ABR itu.
Menurutnya, PT AMJ Robongholo Nanwani telah memperluas jaringan distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Jayapura, bahkan hingga Distrik Muara Tami.
Namun demikian, ia mengakui pelayanan air bersih masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu persoalan yang muncul adalah berkurangnya sumber air akibat aktivitas penebangan hutan yang berdampak pada menurunnya debit air.


Karena itu, ABR meminta masyarakat juga menunjukkan tanggung jawab dengan membayar tagihan air yang telah digunakan.
“Kalau sudah dipasangkan air di rumah masing-masing, mari kita bayar. Kalau tidak dibayar, perusahaan tentu tidak bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Meski begitu, pemerintah tetap menyiapkan kebijakan khusus bagi warga yang benar-benar tidak mampu.
Menurutnya, masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi dapat dilaporkan kepada pemerintah agar dapat memperoleh bantuan atau subsidi pembayaran air.
“Kalau memang betul-betul tidak mampu, pemerintah bisa memberikan subsidi. Tetapi yang mampu harus tetap membayar,” tegasnya.

Selain itu, Abisai Rollo juga menyinggung rencana pengembangan sumber air baru di wilayah Sumber Hoji 2 yang sebelumnya sempat terhambat persoalan dengan masyarakat setempat.
Ia berharap proyek tersebut dapat dilanjutkan kembali pada tahun 2026 untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Jayapura.
“Air bersih sangat penting bagi kesehatan masyarakat. Karena itu perusahaan harus bekerja dengan tulus untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.
Laporan: M. Irfan







